iklan

POLITIK, HEADLINE

Timor – Leste dan Portugal sepakati perjanjian PEC 2024-2028

Timor – Leste dan Portugal sepakati perjanjian PEC 2024-2028

Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Timor-Leste, Bendito dos Santos Freitas menandatangani perjanjian dengan Menteri Negara dan Luar Negeri Portugal, Paulo Rangel tentang kerjasama Program Kerjasama Strategis (PEC) 2024-2028 antara kedua negara. Foto MNEK

DILI, 15 oktober 2024 (TATOLI)— Menteri Luar Negeri dan Kerjasama, Bendito dos Santos Freitas, mewakili Pemerintah Timor-Leste menandatangani perjanjian dengan Menteri Negara dan Luar Negeri Portugal, Paulo Rangel mengenai kerjasama Program Kerjasama Strategis (PEC – Programa Estratégico de Cooperação) 2024-2028 antara kedua negara.

Perjanjian tersebut ditandatangani setelah pertemuan bilateral antara Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão dan  Perdana Menteri Portugal, Luís Montenegro, pada senin (14/10/2024), di kediaman resmi São Bento di Lisbon, Portugal.

Program Kerjasama Strategis Portugal – Timor-Leste 2024-2028 untuk memperkuat kemitraan antara kedua negara, berdasarkan kesamaan sejarah, budaya dan bahasa, dan selaras dengan komitmen global, seperti Agenda PBB 2030, Strategi Kerjasama Portugis 2030, Rencana Pembangunan Strategis 2011-2030 dan rencana strategis nasional dan sektoral lainnya.

Berita terkait : Dewan Menteri setujui Program Kerja Sama Strategis Portugal – Timor-Leste

Dalam siaran pers yang diakses Tatoli, disebutkan program ini bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di Timor-Leste, dengan fokus pada bidang-bidang prioritas dan melakukan intervensi dalam lima kelompok utama :

  1. Pembangunan Manusia : Fokus pada pendidikan, kesehatan, inklusi sosial dan budaya, dengan penekanan pada pelatihan guru, penguatan bahasa Portugis dan peningkatan kapasitas bagi para profesional kesehatan dan inklusi sosial. Program ini juga bertujuan untuk mendukung perjuangan melawan kemiskinan dan pengucilan sosial, dengan menyasar kelompok rentan, seperti anak-anak, perempuan dan orang lanjut usia
  1. Supremasi Hukum dan Tata Pemerintahan yang Baik : Fokus pada keadilan, keamanan dan pertahanan, melalui pelatihan dan tindakan peningkatan kapasitas untuk memperkuat sistem hukum, meningkatkan efisiensi kelembagaan dan mendorong tata kelola yang baik. Intervensinya mencakup pemberantasan kejahatan dan pemajuan hak asasi manusia
  1. Administrasi Publik, Keuangan Publik dan Ekonomi : Mempromosikan modernisasi dan digitalisasi administrasi publik dan desentralisasi, selain mendukung pariwisata dan keuangan publik. Program ini berupaya memperkuat pengelolaan sumber daya publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui pariwisata
  1. Pemuda dan Ketenagakerjaan: Mendukung pelatihan kejuruan dan kewirausahaan, untuk mendorong penciptaan lapangan kerja dan memberdayakan pemuda Timor-Leste. Fokusnya adalah pada penguatan kelembagaan pusat pelatihan kejuruan dan promosi ekonomi sosial dan solidaritas
  1. Lautan, Keberlanjutan dan Infrastruktur : Mempromosikan kelestarian lingkungan, perlindungan keanekaragaman hayati dan pengembangan ekonomi biru. Mendukung penciptaan taman laut, pengelolaan sumber daya air, serta infrastruktur jalan dan jembatan, dengan fokus pada efisiensi dan keberlanjutan investasi

Program ini juga mencakup berbagai bidang, seperti kesetaraan gender, penguatan masyarakat sipil dan pelatihan bahasa Portugis, yang terintegrasi dalam semua bidang intervensi, dengan anggaran indikatif sebesar $75 juta yang akan dilaksanakan selama lima tahun.

Sementara itu, pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Pemerintahan, Xanana Gusmão didampingi Anggota Pemerintah, Duta Besar Timor-Leste untuk Portugal, Isabel Guterres, Ketua Kamar Dagang Industri Timor-Leste, Jorge Serrano dan lainnya. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!