DILI, 16 juli 2024 (TATOLI)— Organisasi g7+ tengah bersiap untuk menyelenggarakan konferensi internasional di New York, Amerika Serikat untuk mempromosikan perdamaian dengan dihadiri oleh negara-negara anggota termasuk para pemimpin dunia dari berbagai negara.
Hal ini disampaikkan langsung oleh Sekretaris Jenderal g7+, Helder da Costa usai memperbarui persiapan tentang konferensi internasional tersebut kepada Perdana Menteri (PM), Kay Rala Xanana Gusmão untuk mendapat bimbingan dari Kepala Pemerintahan sebagai tokoh terkemuka untuk g7+.
“g7+ akan menjadi tuan rumah pada acara tingkat tinggi di New York di sela-sela pertemuan Majelis PBB pada september 2024. Perdana Menteri akan berpartisipasi dalam KTT tersebut. Selain itu, ikut serta dalam seminar dan acara PBB yang diselenggarakan pada kesempatan tersebut,” kata Helder da Costa kepada wartawan di kantor pemerintah, selasa ini.
Diketahui KTT PBB adalah Sesi ke-79 Sidang Majelis Umum PBB yang akan digelar pada 10 – 24 september 2024.
Ia mengatakan Kepala Pemerintah telah memberikan arahan pada g7+ untuk menyelenggarakan konfefensi tersebut untuk membicarakan kemajuan dan tantangan yang dihadapi g7+.
“Topik yang akan dibahas dalam konferensi internasional ini adalah, tentang perdamaian bagi negara-negara anggota g7+ dan upaya untuk mendorong perdamaian di tingkat global karena Timor-Leste adalah negara kecil yang mencintai perdamaian,” katanya.
Pada kesempatan ini, Perdana Menteri, Xanana Gusmão juga akan meresmikan kantor cabang g7+ di New York, dan Perdana Menteri akan terus mensosialisasikan peran Timor-Leste di tingkat internasional untuk mendorong perdamaian dan rekonsiliasi ke negara lain.
Dalam pertemuan tersebut, g7+ juga melaporkan kemajuan pekerjaannya kepada Kepala Pemerintahan mengenai kunjungan tim baru-baru ini ke China untuk memenuhi undangan Badan Kerja Sama Pembangunan Internasional China pada konferensi yang dihadiri oleh mantan Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon, Menteri Luar Negeri China dan perwakilan dari 130 negara termasuk sekitar 30 organisasi internasional.
Negara-negara anggota g7+ adalah Afghanistan, Burundi, Republik Afrika Tengah, Chad, Komoro, Pantai Gading, Republik Demokratik Kongo, Guinea, Guinea-Bissau, Haiti, Liberia, Papua Nugini, Sierra Leone, Somalia, Kepulauan Solomon, Sao Tome dan Principe, Sudan Selatan, Timor Leste, Togo, dan Yaman.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




