iklan

EKONOMI, HEADLINE

Pemerintah Timor-Leste berencana aktifkan kembali Pasar Perbatasan

Pemerintah Timor-Leste berencana aktifkan kembali Pasar Perbatasan

Menteri Perdagangan dan Industri (MKI), Filipus Nino Pereira. Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 04 juli 2024 (TATOLI)— Pemerintah Timor-Leste melalui Kementerian Perdagangan dan Industri (MKI -tetun) berniat untuk kembali mengaktifkan aktivitas pasar perbatasan yang akan memberikan dampak positif bagi perekonomian di daerah perbatasan.

Menteri Perdagangan dan Industri, Filipus Nino Pereira mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan kunjungan pada pasar perbatasan di Salele (Covalima), Mota Masin (Oe-cusse) dan Motain (Bobonaro).

“Upaya ini sudah dari pemerintahan kelima dan keenam, kita suda lakukan beberapa kegiatan, tapi saat ini tempat itu masih digunakan oleh Kementerian Kesehatan dan kami sudah berkomunikasi agar mengambil alih kembali dan pasar itu bisa diaktifkan kembali,” jelas Menteri Filipus usai mengikuti lokakarya tentang proses aksesi ke OPD di Timor Plaza, kamis ini.

Melalui laman resmi yang diakses Tatoli tepatnya pada mei 2023, Bupati Belu, Taolin Agustinus mengatakan Pemerintah Kabupaten Belu menyambut sukacita pengaktifan kembali pasar di kawasan PLBN Motaain, mengingat pasar tersebut tidak beroperasi akibat pandemi COVID-19.

Selain itu, kata Bupati Belu, pengaktifan kembali Pasar Motaain juga untuk menyambut zona perdagangan bebas atau free trade zone di kawasan perbatasan Indonesia – Timor Leste yang sudah disepakati kedua negara.

Free trade zone ini akan sangat membantu dan memudahkan hubungan perdagangan antar kedua Negara terkait ekspor impor terhadap berbagai macam kebutuhan kedua Negara. Mudah-mudahan Free trade zone ini segera aktif dan kita bisa mendapatkan manfaat dari kegiatan ini melalui Keterlibatan para pelaku usaha, baik dari Indonesia maupun Timor-Leste,” katanya.

Menurutnya, aktivitas ekonomi kawasan perbatasan harus dihidupkan kembali dan tidak boleh ditunda. Hal ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat kedua negara. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!