iklan

INTERNASIONAL, KESEHATAN, HEADLINE

Beli alat tes penyakit chikungunya, INFPM minta dukungan DFAT

Beli alat tes penyakit chikungunya, INFPM minta dukungan DFAT

Foto google

DILI, 12 Maret 2024 (TATOLI)— Direktur Eksekutif Institut Farmasi dan Produk Medis Nasional (INFPM), Brigido Simão Dias de Deus mengungkapkan, pihaknya telah meminta dukungan DFAT (Department of Foreign Afairs and Trade) untuk membantu membeli alat tes penyakit Chikungunya.

“Kita telah melakukan kontak dengan DFAT dari Australia. Mereka yang akan mendukung kita dalam pembelian alat tes penyakit chikungunya, namun masih dalam proses. Dan, kami masih menghubungi mereka,” kata Brigido Simão pada wartawan melalui Konferensi pers di Kampung Alor-Dili, selasa ini.

Dikatakan, INFPM telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan DFAT dan saat ini dalam masih dalam proses untuk mendukung pembelian alat tes untuk penyakit chikungunya.

Ditanya soal jumlah pembelian alat tes yang akan didukung oleh DFAT, INFPM belum memastikan jumlahnya. Tetapi, yang jelas DFAT akan mendukung proses pembelian alat tersebut.

Ditambahkan, untuk saat ini Pemerintah belum mempunyai rencana untuk membeli alat tes penyakit chikungunya secara langsung, sehingga meminta dukungan dari DFAT.

Sementara itu Juru Bicara Tim Komisi Kesehatan Terpadu, Vidal de Jesus menginformasikan bahwa, saat ini di wilayah nasional tercatat 509 kasus Deman Berdarah Dengue (DBD), 192 Chikugunya dan satu kasus Zika.

“Karena saat ini adanya perubahan musim berkaitan dengan penyakit yang sangat tinggi di Timor-Leste, yaitu, Dengue, Chikungunya dan Zika. Dimana, 509 kasus DBD di Timor-Leste, Chikugunya 192 dan satu kasus Zika yang terdaftar sejak januari hingga saat ini,” jelasnya.

Disebutkan, untuk kasus DBD paling tinggi terdaftar di kotamadya Dili dengan jumlah 194 kasus.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!