iklan

INTERNASIONAL, SOSIAL INKLUSIF

2002 hingga 2023, Pemerintah telah bangun 32 irigasi  

2002 hingga 2023, Pemerintah telah bangun 32 irigasi  

Foto google

DILI, 06 Oktober 2023 (TATOLI)– Direktur Nasional Pertanian dan Hortikultura, Lucio R. Ribeiro mengatakan saat ini Pemerintah Timor-Leste melalui Kementerian Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kehutanan (MAPPF) telah membangun 32 irigasi di Wilayah Nasional Timor-Leste.

“Kita telah membangun 32 irigasi di wilayah nasional sejak tahun 2002 hingga sampai sekarang. Irigasi dibangun untuk menjamin pasokan air dasar ke sawah para petani demi ketahanan pangan di Timor – Leste,” kata Lucio Ribeiro pada Tatoli di Comoro, Dili.

Direktur Lucio menjelaskan, dari 32 irigasi tersebut ada yang sudah  rusak akibat perubahan iklim dan ada pula yang masih baik namun kondisi  fisiknya tidak mendukung.

“MAPPF telah mendata irigasi dan ditemukan semuanya tidak berkondisi sehingga perlu dilakukan rehabilitasi,” ujarnya.

Dikatakan, rehabilitasi irigasi akan dibangun secara bertahap untuk menjamin pasokan air dasar ke sawah petani untuk menjamin ketahanan pangan di Timor – Leste.

“Tahun ini kita membangun dan merehabilitasi 13 irigasi yang terdiri dari dua irigasi modern di Lospalos, Laivai (Lautem) dan Venilale (Baucau) yang masih berjalan proyeknya,” katanya.

Dari 13 irigasi tersebut, terdapat 11 irigasi sedang dan dua irigasi modern besar yang masih dalam proses pengerjaan.

Disebutkan, dua irigasi modern besar ada di Baluhuto di Lautem (Lavai) dan satu lagi di Galata, Baucau Venilale. Sementara, 11 irigasi sedang direhabilitasi   di Kotamadya Viqueque, Manatuto, Manufahi, Bobonaro, Covalima  termasuk Oecusse.

“Anggaran konstruksi irigasi Baluhuto dan Galata berasal dari JICA senilai $11 juta dan untuk setiap konstruksi dan anggaran rehabilitasi 11 irigasi berasal dari APBN (Anggaran  Pendapatan Belanja Negara) tahun 2023 senilai $350.000 lebih,” jelasnya.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!