iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

Isabel Maria perempuan pertama jadi anggota Dewan Pers Timor-Leste

Isabel Maria perempuan pertama jadi anggota Dewan Pers Timor-Leste

Isabel Maria Fernandes de Jesus terpilih sebagai perempuan pertama pada posisi sebagai anggota Dewan Pers Timor-Leste (CITL – Conselho Imprensa Timor-Leste). Foto spesial

DILI, 05 september 2023 (TATOLI)— Parlemen Nasional (PN) telah memilih perwakilannya di Dewan Pers (CI).  Isabel Maria Fernandes de Jesus terpilih sebagai perempuan pertama pada posisi sebagai anggota Dewan Pers Timor-Leste (CITL – Conselho Imprensa Timor-Leste).

Dalam sidang pleno, Fraksi CNRT (Kongres Nasional untuk Rekonstruksi Timor Leste) memilih untuk mengajukan satu kandidat untuk menggantikan Expedito Dias Ximenes, Sekretaris Negara urusan Komunikasi Sosial saat ini.

Parlemen Nasional menyetujui calon kandidat Dewan Pers, Isabel Maria dengan 39 suara setuju,  enam abstain dan tidak ada suara yang menentang.

Isabel Maria Fernandes de Jesus dalam wawancaranya dengan Tatoli secara daring berterima kasih kepada para anggota  Parlamen Nasional atas kepercayaan mereka kepadanya.

“Saya sangat senang telah ditunjuk sebagai perwakilan dari Parlemen Nasional untuk Dewan Pers. Saya akan mendedikasikan diri saya dan menjalankan tugas saya dengan tanggung jawab dan profesionalisme,” ungkap Isabel.

Anggota Dewan yang baru ini adalah anggota AJTL (Asosiasi Jurnalis Timor-Leste) dan memiliki gelar Sarjana Komunikasi Sosial dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi di Indonesia.

Karir profesionalnya meliputi pengalaman di Radio Televisi  Timor-Leste, sebagai jurnalis dan presenter televisi, dan di Grup Media Nasional, sebagai Koordinator Produksi Program dan, baru-baru ini sebagai Direktur Informasi.

Isabel Maria Fernandes de Jesus lahir di Uailili,  Pos Administratif Baucau Vila, Kotamadya Baucau, pada 11 November 1987.

Sementara, Ketua AJTL, Zevonia Viera mengatakan bahwa terpilihnya  Isabel Maria menjadi satu-satunya perempuan di Dewan Pers menjadi perwakilan yang lebih inklusif, membawa keseimbangan dan memberikan perspektif gender, pemberdayaan perempuan serta mewakili jurnalis perempuan.

“Ini adalah tahap pertama yang sangat baik karena sudah ada perwakilan Perempuan di Dewan Pers artinya akan muncul perpektif gender di Dewan Pers. Saya harap dengan terpilihnya Isabel disana bisa meningkatkan kebebasan pers di Timor-Leste, serta berjuang untuk jurnalis perempuan di TL,” jelasnya.

Ia mengungkapkan selama ini jurnalis perempuan di Timor-Leste menghadapi banyak tantang serta masih adanya diskriminasi dan tidak berani untuk mengambil posisi dalam redaksi.

Ketua AJTL itu percaya kehadiran Isabel Maria di Dewan pers mampu memberikan perubahan yang lebih baik serta memotivasi kawan jurnalis perempuan lain untuk menunjukan intelektualitas mereka dalam memimpin sebuah media.

“Partisipasi perempuan sebagai anggota Dewan Pers memiliki banyak manfaat dan pentingnya dalam mendukung media yang lebih inklusif dan representatif,” tuturnya. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!