DILI, 31 juli 2023 (TATOLI)— Direktur Jenderal di Sekrtariat Negara Pelatihan Profesional dan Ketenagakerjaan (SEFOPE), Paulo Alves mengungkapkan kabar yang tersebar di media sosial tentang meninggalnya dua tenaga kerja berwarga negara Timor-Leste (WNTL) di Korea Selatan (Korsel) masih dalam proses investigasi.
Ia menegaskan menurut informasi dari Atase Ketenagakerjaan di Korsel mengabarkan bahwa dalam kecelakanaan tersebut melibatkan tiga orang dimana dua orang meninggal dunia dan satu lagi mengalami luka di tangan.
“Benar kemarin viral di media sosial, tentang dua tenaga kerja kita yang meninggal di Korsel, tetapi kronologi jelasnya saat ini pihak keamanan di Korsel masih melakukan proses invesigasi lebih lanjut terhadap kecelakan tersebut,” jelas Paulo Alves pada Tatoli di Caicoli, senin ini.
Ia mengakui bahwa benar dua korban adalah WNTL tetapi pihak keamanan Korsel sedang mengumpulkan data dan sampel mengenai kemungkinan adanya konsumsi alkohol atau tidak dari para korban, dan identitas utama korban, masih dalam sistem pemantauan negara.
Dilain pihak, Direktur Nasional Tenaga Kerja Asing SEFOPE, Filomeno Soares meminta kepada tenaga kerja tidak hanya di Korsel tetapi juga di Australia untuk tetap taat pada aturan yang berlaku di negara tersebut.
“Saya meminta pada tenaga kerja harus selalu menjaga diri agar jangan sampai terlibat dalam masalah apalagi sampai kehilangan nyawa,” katanya.
Nantinya pihak keamanan Korsel akan memberikan hasil investigasi dan keputusan mengenai kapan dan bagaimana proses pengiriman mayat dua WNTL tersebut ke Timor-Leste.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




