DILI, 04 november 2022 (TATOLI)- Program Pangan Dunia (WFP) menandatangani kesepakatan dengan Kementerian Administrasi Negara (MAE) dan Kementerian Pendidikan Pemuda dan Olahraga (MEJD) guna memperkuat kerjasama pengelolaan Program ‘Merenda Escolar’ (Program Makan di Sekolah).
Country Director WFP, Cecilia Garzon mengatakan, Timor-Leste (TL) telah menerapkan program ‘Merenda Escolar’ sejak 2011 sedangkan pada 2016, program tersebut dilaksanakan oleh kepala sekolah. Namun, diperlukan perbaikan sistem manajemen dalam proses implementasinya.
“Kami sedang bekerja sama untuk meningkatkan manajemen pelaksanaan program pemberian makan di sekolah. Sehingga program ini dapat menyediakan makanan bergizi yang cukup untuk dikonsumsi para siswa,’’ kata Country Director WFP, Cecilia Garzon dalam sambutannya di Hotel Timor, jumat ini.
Dia menambahkan, kesepakatan ini akan memperkuat bantuan untuk program ‘Merenda Escolar’ di Timor-Leste. Hal ini memungkinkan kerjasama yang lebih erat dan dukungan teknis untuk meningkatkan kesehatan dan gizi sekolah.
“Kesepakatan ini akan membuka jalan bagi kerja sama menuju tujuan bersama kami untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak usia sekolah di Timor-Leste. WFP secara khusus akan memberikan dukungan teknis untuk kebijakan dan strategi program ‘Merenda Escolar’ serta melakukan pemantauan dan evaluasi, dan pengenalan fortifikasi beras ke dalam program ‘Merenda Escolar’,” katanya.
Garzon mengatakan, WFP akan terus mendukung MEJD dan MAE pada program ‘Merenda Escolar’, yang berfokus pada model desentralisasi.
Sementara, Menteri Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Armindo Maia percaya bahwa kerja sama ini akan memastikan bahwa nutrisi dan makanan sehat tersedia secara nasional.
“Melalui kerja sama antara pemerintah TL dan WFP ini, kami memastikan bahwa nutrisi dan makanan sehat disediakan secara nasional. Ini adalah mandat kami untuk mendukung anak-anak usia sekolah kami untuk diperlengkapi untuk belajar, tumbuh, dan berkembang melalui program ‘Merenda Escolar’ yang kuat dengan model desentralisasi di tingkat kota,” katanya
Dia menekankan bahwa program ini harus menyediakan makanan bergizi yang cukup bagi siswa untuk makan ketika mereka akan masuk kelas. Sementara itu juga membantu mengurangi tingkat pengerdilan di Timor-Leste.
Dilain pihak, Menteri Administrasi Negara, Miguel Pereira de Carvalho mengatakan kesepakatan ini akan memberikan status gizi yang lebih baik dan meningkatkan hasil yang baik juga.
“Kami membayangkan bahwa perjanjian tripartit akan memfasilitasi investasi penting bagi anak-anak usia sekolah di Timor-Leste. Kami berkomitmen untuk memerangi kerawanan pangan dan malnutrisi dari populasi yang rentan, terutama anak-anak usia sekolah, dengan peningkatan kapasitas pemerintah daerah,” katanya.
Sejauh ini, program ‘Merenda Escolar’ diluncurkan di Timor-Leste pada tahun 2005.
Pada tahun 2011, MEJD mengambil alih tanggung jawab program tersebut, mengubahnya menjadi Program Pemberian Makanan Sekolah Nasional (NSFP) dan dikelola oleh unit pemberian makanan sekolah khusus.
Pada tahun 2021, pemerintah Timor-Leste menandatangani koalisi makanan sekolah Deklarasi, Gizi, Kesehatan, dan Pendidikan untuk semua anak yang bertujuan untuk mengekspresikan komitmen yang kuat terhadap program pemberian makanan sekolah nasional.
Pelaksanaan program ‘Merenda Escolar’ ini, pemerintah telah mendanai $20 juta untuk pelaksanaan program tersebut.
Reporter : José Belarmino De Sá
Editor : Nelia Borges (Penerjemah : Armandina Moniz)




