iklan

POLITIK, DILI, SOSIAL INKLUSIF

Pemerintah sediakan dana $50.000, bantu tingkatkan kualitas muslim di TL

Pemerintah sediakan dana $50.000, bantu tingkatkan kualitas muslim di TL

Koordinator Layanan Dukungan Masyrakat Sipil dan Audit Sosial (SASCAS), Filipe da Costa. Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 03 mei 2022 (TATOLI)— Pemerintah melalui Lembaga Bantuan untuk Masyarakat Sipil (GASC-Gabinete de Apoio Sociedade Civil) telah mengalokasikan dana sebesar $50.000 kepada CONISTIL (Dewan Nasional Islam Timor-Leste) pada tahun 2021. Dana tersebut untuk  meningkatkan kualitas umat muslim di Timor-Leste (TL).

GASC sendiri pada 2022 telah ditransformasikan menjadi Layanan Dukungan Masyrakat Sipil dan Audit Sosial (SASCAS-Servisu Apoiu Sosiedade Sivil e Auditoriu Social)

Koordinator SASCAS, Filipe da Costa mengatakan, dukungan yang diberikan pada  CONISTIL dengan tujuan untuk melakukan berbagai kegiatan yang dapat mendukung perkembangan muslim di TL, seperti,  menyediakan panti asuhan, memberikan pelatihan kepada  kaum muda   dan lainnya.

“Kami meminta agar kita mempertahankan ajaran baik agar membawa Timor-Leste yang lebih baik. Saya berharap kualitas Muslim TL tidak berbeda dengan negara-negara lain. Jadi,  untuk mempertahanan hal itu Pemerintah telah menyediakan dana senilai $50.000,” jelas Filipe da Costa dalam sambutanya di acara Halal Bi Halal dalam Perayaan Idul Fitri di Masjid An-Nur Dili, senin.

Selain itu, dana tersebut juga digunakan untuk membangunan panti asuhan serta dana itu digunakan untuk aktivitas  terjemahan pada  berbagai doa dan ajaran Islam. Itu dilakukan agar dapat memudahkan anak-anak untuk meningkatkan kualitas keagamaan.

Dikatakan,  proposal untuk pengajuan dana tahun 2022 telah diajukan CONISTIL dan saat ini masih dalam proses perhitungan sebelum mengumumkan berapa dana  yang akan dialokasikan.

“Kita akan menilai kembali dari proposal yang diajukan karena dari laporan yang kami dapatkan dana tahun lalu telah  dieksekusi dengan baik,” katanya.

Filipe da Costa mengungkapkan, dana tersebut tidak hanya diberikan untuk Lembaga Keagamaan Islam tetapi   juga diberikan kepada agama lain seperti Kristen Katolik, Kristen Protestan, Hindu dan  Budha.

“TL ini milik kita semua. Jadi, semuanya harus mendapatkan manfaat yang sama dengan mendapatkan dukungan dari Pemerintah,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua CONISTIL, Abdullah Inacio Soares menghargai dana dari Pemerintah melalui GASC yang telah ditransformasikan menjadi SASCAS dengan memberikan dukungan kepada masyarakat Muslim di TL.

“Dana dari tahun 2021, sebagian baru kami gunakan pada tahun ini. Itu karena, dampak dari  pandemi COVID-19,” jelas Abdullah Inacio Soares.

CONISTIL sendiri saat ini tengah melakukan sensus kepada umat islam di seluruh wilayah Timor-Leste. Selain itu dilakukan juga proses identifikasi untuk wisata religi Islam yang ada seperti Tempat Pemakaman di Taibessi Dili dan Baucau.

Reporter: Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!