iklan

POLITIK, INTERNASIONAL, DILI, PENDIDIKAN, SOSIAL INKLUSIF

PROCULTURA PALOP-TL beri kursus pedagogi dan didaktik sastra anak-anak kepada dosen  UNTL

PROCULTURA PALOP-TL beri kursus pedagogi dan didaktik sastra anak-anak kepada dosen  UNTL

Duta Besar Portugal untuk Timor-Leste (TL), Manuela Bairos, foto bersama Penasihat Politik Delegasi Uni Eropa di TL, Dörthe Wacker, Rektor UNTL, João Soares Martins, Dekan FEAH, Ana Cristina Martins dan perwakilan dari Layanan Otorisasi Nasional di Kedubes Portugal, Dili. Foto Media Uni Eropa

DILI, 05 april 2022 (TATOLI)– Proyek Uni Eropa PROCULTURA PALOP-TL memberikan dua kursus pedagogi dan didaktik sastra anak-anak kepada dosen dan mahasiswa Fakultas Pendidikan, Seni dan Humaniora (FEAH) Universitas Nasional Timor Lorosa’e (UNTL).

Kursus dengan tujuan melatih 65 peserta, 25 guru dari FEAH dan 40 siswa dari tahun ke IV Pendidikan,  pada Keguruan Pendidikan Dasar, dalam penggunaan sastra sebagai sumber belajar-mengajar, untuk merangsang membaca pada tingkat yang lebih tinggi serta usia dini dan menciptakan pembaca baru.

Sesi pembukaan kursus itu, dihadiri  Duta Besar (Dubes) Portugal untuk Timor-Leste (TL), Manuela Bairos, Penasihat Politik Delegasi Uni Eropa di TL, Dörthe Wacker, Rektor UNTL, João Soares Martins, Dekan FEAH, Ana Cristina Martins dan perwakilan dari Layanan Otorisasi Nasional.

Dubes Portugal mengatakan ini merupakan suatu kehormatan  menjadi tuan rumah, di Pusat Kebudayaan Portugis. Tindakan seperti ini, tentunya akan berkontribusi memperkuat pelatihan guru dan calon guru dari sistem pendidikan TL.

“Tindakan PROCULTURA  merupakan kesempatan bagi peserta pelatihan, karena pelatihan diberikan dalam bahasa Portugis. Tetapi tetap  fokus pada bidang yang mulia seperti sastra anak-anak,” ungkap Dubes Manuela di Kedubes Portugal, senin ini.

Perwakilan Uni Eropa, Dörthe Wacker menilai, meningkatkan minat pada buku adalah hal terpenting yang dapat diajarkan kepada seorang anak. Dengan buku merupakan pilihan untuk meningkatkan minat baca. Dunia baru muncul, dan masa depan terbuka dengan cara yang jauh lebih luas dan lebih berwarna.

“Mengajar bahasa dan sastra melalui cerita anak berarti tidak hanya meningkatkan tingkat literasi mereka. Tetapi juga pengetahuan mereka tentang budaya  itu sendiri dan masa lalu mereka. Itulah sebabnya UE dengan bangga mendukung PROCULTURA dalam tindakan dan kegiatannya yang bertujuan memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak di TL,” katanya.

Pelatihan dilakukan selama dua hari (4-5 april). Miguel Gullander, PhD adalah seorang  Linguistik, Bahasa dan Sastra dan Magister Pedagogi untuk Pembangunan yang menjadi pengajar. Pelatihan akan berlangsung selama 20 jam,  di Pusat Kebudayaan Portugis Kedutaan Besar Portugis di Dili.

Para peserta pelatihan akan dilatih dalam praktik pedagogis untuk penggunaan sastra anak-anak di dalam kelas, baik dalam konteks pelatihan awal maupun dalam konteks Pendidikan Dasar.

Pelatihan bagi para pendidik dan guru dengan kapasitas mereplikasi dengan rekan-rekan mereka untuk menggunakan sastra anak-anak sebagai sumber daya didaktik-pedagogis.

Pelatihan ini  adalah bagian dari kegiatan yang dipromosikan  PROCULTURA – Promosi Lapangan Kerja dalam Kegiatan Penghasil Pendapatan di Sektor Kebudayaan, di PALOP dan di Timor-Leste.

PROCULTURA PALOP-TL adalah Aksi Program Indikatif Multitahunan PALOP – Timor-Leste dan Uni Eropa, dibiayai oleh Uni Eropa,  dan   dikelola  Camões, I.P. serta  dibiayai bersama oleh Calouste Gulbenkian Foundation. Pelatihan ini bertujuan untuk berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dalam kegiatan yang menghasilkan pendapatan dalam ekonomi budaya dan kreatif di PALOP dan Timor-Leste.

Reporter: Cidalia Fátima

Editor    :  Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!