DILI, 16 maret 2022 (TATOLI)— Pemerintah Timor-Leste (TL) sejak januari hingga maret 2022, melalui Sekretariat Negara Pelatihan Profesional dan Ketenagakerjaan (SEFOPE) telah mengirimkan lebih dari 300 pekerja untuk mengikuti program The Pacific Labour Scheme (PLS) dan Seasonal Worker Programme (SWP) di Australia.
“Mulai januari hingga maret 2022 kami sudah mengirimkan lebih dari 300 tenaga kerja TL ke Australia. Ini menjadi bukti bahwa tenaga kerja asal TL selama ini memberikan kinerja yang baik sehingga perusahaan di sana mempercayakan kesempatan kepada kita,” jelas Direktur Nasional Tenaga Kerja Luar Negeri, Filomeno Soares pada Tatoli secara esklusif.
Ia menjelaskan, selama ini banyak pihak yang mengatakan Pemerintah melalui SEFOPE melakukan seleksi pada calon tenaga kerja, tetapi hal tersebut tidak benar. Karena, SEFOPE hanya merekrut calon tenega kerja tetapi perusahaan bersangkutan dari program PLS dan SWP yang menyeleksi setiap calon pekerja.
Selain itu, katanya dalam minggu ini SEFOPE juga mengirimkan 98 tenaga kerja ke Australia yang terdiri dari 39 laki-laki dan 59 perempuan. Dari total itu, 92 pekerja berangkat pada 16 maret dan delapan pekerja lainnya akan berangkat pada 18 maret 2022.
Disebutkan, ke-98 pekerja ini akan ditempatkan di berbagai perusahaan seperti, Berry Peys (32), Tasmania Berries (30), Hilwood Berries (10), Koala Farm (9), Top of The Crop (11) dan Kimberly Accomodation (6).
Direktur Umum SEFOPE, Paulo Alves juga meminta kepada setiap tenaga kerja untuk menghargai kesempatan emas ini dengan menunjukan perilaku yang baik agar perusahaan berkaitan bisa tetap memanggil mereka untuk dikontrak lagi.
“Saya minta kalian untuk menggunakan kesempatan ini dengan baik. Karena, hasil dari ini semuanya harus digunakan untuk merubah kehidupan ekonomi kalian. Untuk itu, kalian harus menunjukan sikap yang baik, agar perusahaan yang bersangkutan akan tetap memanggil kalian untuk dikontrak lagi,” ungkapnya.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




