DILI, 26 januari 2022 (TATOLI)— Badan Korporasi Keuangan Internasional (IFC-The International Finance Corporation) menegaskan komitmen mereka untuk membantu perkembangan pembangunan dan ekonomi di Timor-Leste (TL).
Perwakilan IFC di TL, David Freedman mengatakan untuk memajukan negara TL kedepannya dibutuhkan bantuan dan komitmen dari sektor swasta dan publik.
“Kami bertemu dengan Perdana Menteri untuk mengenalkan kembali program IFC yang akan diterapkan di TL untuk berkontribusi pada perkembangan pembangunan dan ekonomi di negara ini,” kata David kepada wartawan usai bertemu Perdana Menteri, Taur Matan Ruak di Kantor Pemerintahan, Dili, selasa.
Dijelaskan, IFC memadukan investasi dan layanan konsultasi untuk mendukung sektor swasta dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Timor-Leste.
Ia mengatakan, upaya IFC berfokus pada peningkatan akses ke infrastruktur melalui layanan konsultasi kemitraan publik dan swasta, peningkatan akses ke keuangan melalui investasi dan layanan konsultasi untuk lembaga keuangan, dan peningkatan daya saing perusahaan swasta melalui reformasi peraturan.
Ia menambahkan, IFC juga berperang penting dalam proyek pembangunan Pelabuhan Tibar. IFC turut berpartisipasi mulai dari proses tenderisasi hingga penandatanganan proyek dengan perusahaan swasta yang berinvestasi dan membangun pelabuhan tersebut.
“Tahun ini, IFC sedang menyiapkan rencana lanjutan untuk berdiskusi dengan Pemerintah mengenai tiga proyek yang sedang dipersiapkan Pemerintah. Tiga proyek itu adalah, Bandara Dili, Proyek Habitasi Hera dan memperbaiki sistem kesehatan di TL, agar semua orang bisa mendapatkan akses ke sektor Kesehatan dengan baik,” katanya.
Disebutkan, sejak tahun 2006, IFC telah membantu memobilisasi dana senilai $490 juta dengan berinvestasi swasta untuk pelabuhan laut yang canggih, dan menginvestasikan $1,5 juta dari dananya sendiri pada lembaga keuangan mikro KIF (Kaebauk Investimentu no Financas).
Dari investasi tersebut, katanya, telah menghasilkan penghematan yang signifikan dan jangkauan kredit ke pedesaan TL dan pembentukan lembaga yang kuat dengan tujuan transformasional untuk akses keuangan.
Pada awal tahun 2017, dijelaskan, KIF telah memperoleh portofolio sebesar $13,37 juta, dan telah melayani 11.313 klien.
Portofolio layanan konsultasi IFC sejak 2006 telah mendukung delapan proyek konsultasi dengan total anggaran $14,65 juta yang dikelola, pada juni 2017.
Sementara itu, pada 2020, IFC dan anggota Grup Bank Dunia, memberikan fasilitas pinjaman hingga $5 juta kepada KIF sebagai lembaga keuangan mikro terbesar di Timor-Leste. Jadi, diharapkan KIF dapat membuka akses kredit bagi lebih dari 10.000 orang.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




