iklan

EKONOMI, POLITIK, INTERNASIONAL, DILI, SOSIAL INKLUSIF

TL dan Perusahaan Jepang tandatangani MoU lakukan penelitian SDKH

TL dan Perusahaan Jepang tandatangani MoU lakukan penelitian SDKH

Sekretaris Negara urusan Lingkungan Hidup, Demétrio do Amaral de Carvalho. Foto TATOLI/Francisco Sony

DILI, 6 Januari 2022 (TATOLI) –   Sekretariat Negara urusan Lingkungan Hidup (SEA), melalui Direktorat Keanekaragaman Hayati Nasional dan Perusahaan Jepang, Nimura Genetic Solutions, menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk melakukan  penelitian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati (SDKH) di TL.

Sekretaris Negara urusan   Lingkungan Hidup, Demétrio do Amaral de Carvalho, mengatakan,  penandatanganan ini berkaitan dengan TL sebagai negara yang kaya akan keanekaragaman hayati, tetapi masih belum memasarkan sumber daya yang ada dengan baik.

“Kerja sama dengan Perusahaan Nimura Genetic Solutions akan memberikan kondisi bagi TL untuk memperkuat kerjasama dalam eksploitasi keanekaragaman hayati. Kerjasama  juga akan membantu     melakukan penelitian tentang potensi sumber daya genetik dan mempromosikan keanekaragaman hayati TL di pasar bioprospecting”, katanya.

Dikatakan,  tujuan lain dari perjanjian merupakan kelanjutan dari proyek. Karena, sebelumnya,  Direktorat Nasional Keanekaragaman Hayati telah menerima anggaran dari Dana Global untuk Lingkungan, dalam lingkup proyek Shared Access of Benefit (ABS).

“Anggarannya berasal dari Global Fund for the Environment, sebesar $1,3. Dana itu  diterima bagian Direktorat Nasional Keanekaragaman Hayati sejak tahun lalu, dan proyek ini akan berlanjut hingga 2024. Saya berharap, dalam empat tahun, kita bisa mengkapitalisasi industri ini di pasar bioprospecting”, tambahnya.

Anggota pemerintah itu juga  menginformasikan bahwa, sejak TL meratifikasi konvensi keanekaragaman hayati pada 2006, Pemerintah belum mengkapitalisasi sumber dayanya dengan baik.

Sementara itu, Ketua  Perusahaan Nimura Genetic Solutions, Sathosi Nimura, menyampaikan kepuasannya atas penandatanganan yang dilakukan. Dia  menilai TL adalah negara dengan potensi besar dalam   keanekaragaman hayati dan sumber daya genetik.

“Tanda tangan ini akan memperkuat kerja sama untuk membantu TL  lakukan penelitian   sumber daya genetik dan mendokumentasikan kekayaan keanekaragaman hayati. Ini juga akan membantu TL   memastikan tidak adanya  orang asing  mencuri sumber daya keanekaragaman hayatinya”, ungkapnya.

Reporter : Afonso do Rosario

Editor : Maria Auxiliadora (penerjemah : Armandina Moniz)

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!