iklan

POLITIK, PENDIDIKAN

Tiga tahun ikuti pelatihan, 2.595 guru siap magang di sekolah

Tiga tahun ikuti pelatihan, 2.595 guru siap magang di sekolah

Menteri Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Dr. Armindo Maia memberikan selamat kepada para guru yang akan melakukan magang di Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam acara pelepasan di Aula Ian Martin, Infordepe, Dili, kamis (22/07). Foto Tatoli /Egas Cristóvão

DILI, 22 juli 2021 (TATOLI)—Menteri  Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Dr. Armindo Maia mengatakan  sebanyak 2.595 guru Sekolah Dasar (SD)  hingga Sekolah Menengah Atas (SMA)  siap mengikuti program magang untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang mereka peroleh selama tiga tahun lebih dalam pelatihan.

“Hari ini (kamis-Red.) kita lakukan acara pembukaan program magang untuk 2.595 guru. Mereka sudah tiga tahun lebih  mengikuti pelatihan. Pelatihan tersebut terealisasi atas kerjasama Kementerian Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dengan Universitas Nasional Timor Lorosae (UNTL) dan Infordepe,” kata Menteri Armindo Maia kepada wartawan di Aula Infordepe, Balide, Dili, kamis ini.

Dikatakan, pelatihan untuk guru-guru ini dimulai sejak 2018. Namun, karena pandemi Covid-19,  maka  program magang baru dilakukan tahun ini.

Selama pelatihan, kata Armindo, para pendidik dilatih oleh 70 pelatih dari UNTL dan delapan pelatih dari infordepe. Program magang akan berlangsung selama tiga  bulan. “Guru-guru ini bukan baru mengajar, tapi karena tuntutan harus memenuhi program sarjana, maka mereka harus menjalani program tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu peserta pelatihan, Daniel de Araujo mengakui bahwa  dirinya sudah mengajar di salah satu sekolah di Atauro selama 12 tahun. Namun karena harus memenuhi persyaratan program sarjana, maka ia harus mengikuti pelatihan.

“Saya sangat bersyukur karena dengan pelatihan ini, bisa menambah pengetahuan dan pengalaman saya dalam mengajar di sekolah. Sebelum magang, kami harus mempersiapkan  rencana mengajar dan setelah disetujui baru bisa magang,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Rektor UNTL, Joao Soares Martins mengatakan, dalam program pelatihan guru, UNTL dan Infordepe bekerja sama dengan kementerian pendidikan, pemuda dan olahraga.

“ Kami sangat bersyukur karena mendapatkan kepercayaan dari pemerintah dengan menfasilitasi para pelatih dari UNTL untuk berkontribusi dalam pelatihan ini hingga dilakukan program magang,” kata Rektor UNTL.

Menurutnya, semua guru yang mendapatkan pelatihan sudah mempunyai pengalaman dalam mengajar, sehingga program magang  ini bukan hal baru bagi mereka.

Dikatakan, pelatihan tersebut diikuti 252 guru di Dili dan sisanya berasal dari 12 kotamadya lainnya di TL.

Reporter     : Mirandolina Barros Soares

Editor         : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!