DILI, 29 Juni 2021 (TATOLI)— Direktur Badan Otonom Pengobatan dan Peralatan Kesehatan (SAMES) Santana Martins, mengatakan pada 10 juli 2021 akan meluncurkan 50.000 vaksin SINOVAC dosis kedua.
“ Untuk menyelesaikan vaksin dosis tahap pertama dari penggunaan, jika banyak masyarakat menerima sesuai dengan target, maka vaksin dosis pertama akan selesai dalam waktu dekat. Namun, jika sebaliknya juga tidak mempengaruhi penyimpanannya, karena masa berlaku vaksin SINOVAC pada 2022,” ungkapnya kepada wartawan di Kantor Kementerian Keuangan Aitarak Laran, selasa ini.
Dia menambahkan, menurut program pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, vaksin SINOVAC hanya didistribusikan di Kotamadya Dili. Maka sampai saat ini pelayanan untuk vaksinasi sedang dilakukan di beberapa posko yang ada di Dili.
Direktur Santana menguraikan, stok vaksin SINOVAC yang diterima oleh Timor-Leste dari pemerintah China sebanyak 100.000 dosis. Sehingga proses vaksinasi dibagi untuk 50.000 dosis pertama, dan 50.000 dosis kedua.
“Jika Kementerian Kesehatan mengusulkan untuk melakukan distribusi vaksin SINOVAC pada semua wilayah, maka kami akan mengikutinya,” ujar Santana Martins.
Dia juga memaparkan target vaksin SINOVAC tahap kedua akan selesai di akhir bulan juli tahun ini, karena banyak masyarakat yang antusias untuk menerima vaksinasi.
Sementara itu, untuk stok vaksin AstraZeneca sebesar 100.800 yang terakhir ada ditempat penyimpangan SAMES, sudah didistribusikan pada semua Pos Administrasi termasuk RAEOA di Timor leste, untuk vaksinasi dosis pertama dan kedua.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




