BOBONARO, 16 Oktober 2025 (TATOLI) – Ketua Dewan Pers Timor-Leste (CITL), António Cesar Mali, menyerukan agar semangat dan pengorbanan Balibo Five menjadi pengingat penting bagi jurnalis dan masyarakat untuk terus memperjuangkan kebenaran serta membela kebebasan pers di Timor-Leste.
Dalam sambutannya pada acara peringatan 50 tahun tragedi Balibo Five di Balibo, Bobonaro, António Mali menyampaikan penghormatan mendalam kepada para jurnalis muda yang gugur saat meliput peristiwa invasi Indonesia ke Timor-Leste pada 1975.
“Merupakan suatu kehormatan yang mendalam untuk berdiri di sini, di Balibo sebagai tempat yang membawa duka sekaligus kebanggaan dalam sejarah Timor-Leste. Hari ini, kita memperingati 50 tahun tragedi Balibo, sebuah peristiwa yang merenggut nyawa lima jurnalis muda yang datang ke sini hanya untuk menyampaikan kebenaran,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberanian dan pengorbanan para jurnalis tersebut menjadi simbol perjuangan untuk menegakkan kebenaran, meskipun penuh risiko dan tantangan.
“Keberanian dan pengorbanan mereka mengingatkan kita bahwa mengejar kebenaran tidak pernah sia-sia,” tambahnya.
António Mali juga menyampaikan apresiasi kepada Balibo House Trust, yang telah mengubah lokasi tragedi menjadi ruang pembelajaran dan pengharapan bagi masyarakat setempat.
“Balibo House Trust berdiri sebagai simbol hidup dari perjalanan tersebut mengubah tempat tragedi menjadi rumah harapan, pembelajaran, dan kesempatan bagi masyarakat,” katanya.
Atas nama rakyat Timor-Leste, khususnya masyarakat Balibo, Ketua Dewan Pers menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang terus berkontribusi bagi perkembangan komunitas lokal dan masa depan generasi muda.
Dalam kesempatan itu, António Mali juga menyerukan agar seluruh pihak terus memperbarui komitmen untuk menjaga kebebasan pers, mendukung jurnalisme yang etis, dan menolak segala bentuk pembungkaman terhadap pencari kebenaran.
“Kita semua, terutama keluarga Balibo Five telah lama mencari keadilan atas tragedi ini, namun keadilan belum juga ditegakkan. Marilah kita terus berupaya mencari kebenaran dan keadilan bagi Balibo Five, agar pengorbanan mereka tidak akan pernah terlupakan dan kebenaran suatu hari nanti akan terungkap,” tutupnya.
Upacara peringatan ini juga dihadiri oleh Menteri Kabinet Dewan Menteri, Agio Pereira, Sekretaris Negara untuk Komunikasi Sosial, Expedito de Jesus Ximenes, Ombudsman untuk Hak Asasi Manusia dan Keadilan, Virgílio Guterres; serta Duta Besar Australia dan Selandia Baru.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor: Armandina Moniz




