iklan

DILI, HEADLINE

Festival Jepang 2025, eratkan hubungan Negeri Sakura dengan Timor-Leste

Festival Jepang 2025, eratkan hubungan Negeri Sakura dengan Timor-Leste

Festival Jepang 2025 yang digelar di Timor Plaza, Sabtu (20/09/2025). Foto TATOLI/Cidalia Fátima

DILI, 20 September 2025 (TATOLI) Festival Jepang 2025 resmi digelar di Timor Plaza dengan menampilkan ragam budaya, seni, dan tradisi Negeri Sakura. Acara ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi jembatan yang mempererat hubungan persahabatan antara Jepang dan Timor-Leste.

Duta Besar Jepang untuk Timor-Leste, Tetsuya Kimura, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra dan komunitas yang telah berkontribusi pada terselenggaranya festival tersebut.

“Dedikasi dan kerja keras Anda telah memungkinkan festival ini terlaksana, dan kami sangat senang melihat hasil dari latihan dan praktik Anda,” ungkap Dubes Kimura di Timor Plaza, Sabtu ini.

Berita terkait : Jepang resmikan sistem penyediaan air bersih baru di desa Manusa’e – Ermera

Kimura juga merasa terhormat dapat menyambut tiga master dari Kodokan sebagai markas besar judo dunia yang didirikan pada 1882 oleh Jigoro Kano.

Selain itu, Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Relawan JICA, Alumni JENESYS, Asosiasi Alumni Jepang di Timor-Leste, serta berbagai perusahaan dan LSM Jepang yang mengisi 16 stan di arena festival, mulai dari memperkenalkan penulisan Kanji Jepang, pakaian tradisional kimono hingga pameran produk.

“Festival ini menampilkan demonstrasi seni bela diri tradisional Jepang seperti Karate, Aikido, Shorinji Kempo, dan Judo. Pengunjung juga dapat mencoba origami, kaligrafi Jepang, hingga mengenakan Yukata. Pertunjukan musik dari YMCA, CQR, Tsuneishi, dan JICA turut memeriahkan suasana,” ujarnya.

Kimura menyinggung keterlibatan Timor-Leste dalam Osaka Kansai EXPO 2025, di mana Presiden José Ramos-Horta hadir pada Hari Nasional Timor-Leste.

“Kehadiran Presiden Ramos-Horta di Jepang semakin mempererat persahabatan kita. Saya harap tahun ini akan menjadi tahun yang tak terlupakan bagi hubungan antarmasyarakat antara kedua negara kita,” katanya.

Sementara itu, Menteri Pemuda, Olahraga, Seni, dan Budaya, Nelyo Isaac Sarmento, menekankan pentingnya acara ini dalam memperkokoh ikatan kedua bangsa.

“Apa yang Jepang lakukan di sini adalah bagaimana membangun hubungan kita, memperkuat hubungan antara Jepang dan Timor-Leste. Mari kita tidak lagi memandang satu sama lain sebagai orang Jepang dan Timor, melainkan sebagai satu keluarga,” katanya.

Ia juga mengapresiasi peran para relawan Jepang yang fasih berbahasa Tetun, serta mendorong alumni program JENESYS untuk terus mengembangkan kemampuan bahasa Jepang sebagai bentuk persahabatan budaya.

Festival Jepang 2025 pun menjadi momentum penting dalam memperdalam pemahaman dan persaudaraan antara masyarakat Jepang dan Timor-Leste melalui budaya, seni, dan persahabatan yang hangat.

Reporter     : Cidalia Fátima

Editor          : Julia Chatarina

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!