DILI, 03 Juli 2026 (TATOLI) – Pastor Jesuit asal Portugal yang dikenal karena dedikasinya kepada rakyat Timor-Leste, Pastor João Vasconcelos Baptista Felgueiras, meninggal dunia pada usia 105 tahun di Dili Medical Center (DMC), Jumat (03/07), sekitar pukul 17.30 waktu setempat.
Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh Pastor Roberto Madeira Encarnação, SJ, kepada TATOLI.
“Sekarang masih berada di DMC dan para pastor lainnya juga sudah berada di sana. Informasi yang lebih lengkap mungkin dapat diperoleh di DMC,” kata Pastor Roberto kepada TATOLI.
Pastor João Felgueiras lahir di Caldas das Taipas, Portugal, pada 9 Juni 1921. Ia masuk Serikat Yesus pada usia 21 tahun dan ditahbiskan sebagai imam pada usia 29 tahun.
Pada 1971, ia diutus ke Timor-Leste menjabat sebagai Wakil Rektor Seminari Keuskupan Dili. Selain itu, ia mengajar bahasa Portugis di Externato São José dan mendidik banyak intelektual Timor-Leste, termasuk mantan Perdana Menteri Rui Maria de Araújo.
Setelah invasi Indonesia pada 1975, Pastor João memutuskan untuk tetap tinggal di Timor-Leste pun berada di bawah pengawasan otoritas Indonesia. Selama masa pendudukan, ia dikenal sebagai salah satu tokoh Gereja yang mengabdikan hidupnya untuk mendampingi masyarakat Timor-Leste.
Pada 2006, bersama José Alves Martins, ia menerbitkan buku Nossas Memórias de Vida em Timor yang mengisahkan berbagai peristiwa penting di Timor-Leste sejak 1975 hingga masa setelah kemerdekaan.
Sepanjang hidupnya, Pastor João menerima sejumlah penghargaan bergengsi, di antaranya Grande-Oficial da Ordem da Liberdade dari Portugal pada 2002, Insignia Orde Timor-Leste pada 2009, serta Grã-Cruz da Ordem de Camões dari Portugal pada 2022.
Pastor João Felgueiras selama bertahun-tahun menetap di Timor-Leste dan pernah menyampaikan keinginannya untuk mengakhiri hidup di negeri yang telah ia layani selama lebih dari lima dekade. Keinginan tersebut akhirnya terwujud ketika ia mengembuskan napas terakhir di Dili pada usia 105 tahun.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




