DILI, 19 Mei 2026 (TATOLI) — Duta Besar UEA (Uni Emirat Arab) untuk Indonesia dan Timor-Leste, Abdulla Salem AIDhaheri mengapresiasi stabilitas demokrasi dan pertumbuhan pembangunan Timor-Leste selama 24 tahun restorasi kemerdekaan.
Pernyataan tersebut disampaikan Dubes Abdulla Salem Al Dhaheri usai melakukan pertemuan dengan Ketua Dewan Direksi TATOLI, IP, Noémio Mateus Soares Falcão dan juga Wakil Ketua Dewan Direksi urusan Administrasi dan Keuangan, Madalena Pereira Carlos dan Wakil Ketua Dewan urusan Media dan Jurnalisme, Zezito da Silva di kantor TATOLI, Farol, Selasa ini.
“Atas nama pemerintah Uni Emirat Arab, kami menyampaikan ucapan selamat Hari Restorasi Kemerdekaan ke-24 kepada Republik Demokratik Timor-Leste dan seluruh rakyat Timor-Leste,” ujar Abdulla Salem Al Dhaheri.
Menurutnya, pemerintah UEA juga telah menyampaikan salam dan ucapan selamat dari Presiden Uni Emirat Arab, Mohammed bin Zayed Al Nahyan, kepada pemerintah dan masyarakat Timor-Leste.
Dalam kunjungan tersebut, Dubes UEA mengungkapkan bahwa pemerintah UEA bersama pemerintah Timor-Leste akan memulai proyek pembangunan asrama mahasiswi yang peletakan batu pertamanya akan dilakukan pada 20 Mei mendatang, bertepatan dengan peringatan Hari Restorasi Kemerdekaan Timor-Leste.
Ia menjelaskan proyek tersebut menjadi kerja sama pertama antara kedua negara yang berfokus pada hubungan antarmasyarakat atau people-to-people project.
“Proyek ini akan membantu mahasiswi mendapatkan tempat tinggal yang aman dan lebih baik sehingga dapat mendukung lingkungan pendidikan mereka. Ini bukan proyek terakhir, tetapi yang pertama,” katanya.
Abdulla Salem Al Dhaheri menambahkan bahwa UEA akan terus membuka peluang kerja sama baru dengan Timor-Leste, termasuk di bidang yang dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Timor-Leste.
“Kami selalu mencari bidang kerja sama yang dapat memberikan nilai tambah dan membuka peluang baru bagi masyarakat Timor-Leste. Kami terbuka untuk mendiskusikan berbagai peluang kolaborasi di masa depan,” ujarnya.
Terkait perkembangan Timor-Leste selama 24 tahun terakhir, ia menilai negara tersebut menunjukkan pertumbuhan yang positif dan stabilitas yang kuat.
“Timor-Leste adalah negara demokrasi yang stabil, sangat aman, dan terpercaya. Kami melihat pertumbuhan dan peluang di negara ini. UEA akan selalu menjadi negara sahabat yang dekat dengan Timor-Leste,” katanya.
Pada kesempatan itu, Dubes UEA juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Timor-Leste atas solidaritas dan dukungan terhadap negara-negara Teluk, khususnya UEA, terkait ketegangan regional yang terjadi pada 28 Februari lalu.
Ia menilai hubungan yang erat dan solidaritas antara kedua negara akan semakin memperkuat kerja sama bilateral di masa mendatang.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




