iklan

INTERNASIONAL

Presiden Ramos-Horta tegaskan kembali kemitraan strategis dengan Uni Eropa

Presiden Ramos-Horta tegaskan kembali kemitraan strategis dengan Uni Eropa

Presiden Republik Jose Ramos-Horta sedang berpidato dalam acara Peringatan Hari Eropa, menandai Deklarasi Schuman 1950 yang bersejarah yang digelar di Kediaman Duta Besar Uni Eropa, Thorsten Bargfrede, di Metiaut – Dili, Jumat (15/05).

DILI, 15 Mei 2026 (TATOLI) —  Presiden Republik Jose Ramos-Horta menegaskan kembali kemitraan strategis dengan Uni Eropa dan nilai-nilai bersama dengan memuji Uni Eropa sebagai salah satu contoh paling sukses dalam sejarah modern terkait rekonsiliasi pasca-perang dan kerja sama multilateral.

Pernyataan Kepala Negara itu disampaikan dalam dalam acara Peringatan Hari Eropa, menandai Deklarasi Schuman 1950 yang bersejarah yang digelar di Kediaman Duta Besar Uni Eropa, Thorsten Bargfrede, di Metiaut – Dili, Jumat (15/05).

Dalam Laman Kepresidenan Republik, menyebutkan bahwa dalam sambutan, Kepala Negara juga  menekankan bahwa Uni Eropa berfungsi sebagai model global yang vital, membuktikan bahwa perdamaian dan stabilitas dapat dicapai melalui kemauan politik, rasa saling menghormati antar negara berdaulat, dan komitmen teguh terhadap hukum internasional.

Merefleksikan hubungan bilateral, Presiden Ramos-Horta mencirikan Uni Eropa sebagai “mitra yang konstan dan dapat diandalkan” yang telah mendukung penguatan institusional dan konsolidasi demokrasi Timor-Leste sejak restorasi kemerdekaan pada tahun 2002.

Presiden Ramos-Horta juga menggarisbawahi bahwa kemitraan ini berakar pada nilai-nilai fundamental bersama, termasuk demokrasi, hak asasi manusia, dan supremasi hukum. Lebih lanjut, Presiden Republik mencatat bahwa model integrasi regional Uni Eropa yang sukses terus menginspirasi aspirasi Timor-Leste untuk konektivitas yang lebih besar dan keanggotaan dalam ASEAN.

Presiden Ramos-Horta juga berbagi refleksi pribadi yang menyentuh, mengenang solidaritas luar biasa yang ditemui dari warga Eropa selama tahun-tahun sulit perjuangan Timor-Leste untuk penentuan nasib sendiri.

Kepala Negara mengakhiri sambutannya dengan menyerukan Eropa yang kuat dan bersatu, yang mampu terlibat dalam dialog konstruktif dengan kekuatan-kekuatan global untuk mencegah konflik dan mempromosikan stabilitas internasional.

Presiden Republik juga menegaskan kembali komitmen bangsa terhadap hubungan aliansi yang erat dan Presiden Ramos-Horta juga berjanji bahwa Timor-Leste akan tetap menjadi mitra yang berdedikasi dalam upaya global untuk menegakkan perdamaian, pembangunan berkelanjutan, dan martabat manusia.

TATOLI

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!