iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Presiden Ramos-Horta terima gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Charles Darwin

Presiden Ramos-Horta terima gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Charles Darwin

Presiden Republik Timor-Leste, Jose Ramos-Horta, menerima penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Charles Darwin. Foto Media Kepresidenan

DILI, 14 Mei 2026 (TATOLI) — Presiden Republik Timor-Leste dan Peraih Nobel Perdamaian, Jose Ramos-Horta, menerima penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Charles Darwin (CDU – Charles Darwin University).

Dalam laman resmi Kepresidenan Republik disebutkan bahwa, Presiden Ramos-Horta, dianugerahi penghargaan akademik paling bergengsi, Doktor Honoris Causa, dari Universitas Charles Darwin disela-sela upacara wisuda yang diadakan untuk lebih dari 2220 lulusan pada tanggal 14 Mei 2026 di kampus Casuarina Universitas tersebut di Darwin, Australia. Penghargaan itu  dianugerahkan kepada Presiden Ramos-Horta oleh Rektor Trevor Riley AO KC.

Doktor Honoris Causa adalah penghargaan akademik tertinggi yang diberikan oleh universitas di seluruh dunia, sebagai pengakuan terhadap personel dengan prestasi luar biasa dan pencapaian seumur hidup di bidang-bidang seperti perdamaian, budaya, sains, dan politik.

Penghargaan ini mewakili pengakuan internasional yang mendalam atas kontribusi luar biasa dan berkelanjutan Presiden Republik terhadap stabilitas regional dan global.

“Di bawah kepemimpinannya, Presiden Ramos-Horta terus membela peran universitas, akademisi, dan pemimpin masa depan dalam memperkuat lembaga-lembaga demokrasi, mempromosikan kerja sama regional, dan mengatasi tantangan global yang kompleks. Charles University bangga memberikan penghargaan kepada seorang yang telah menunjukkan komitmen seumur hidup terhadap perdamaian, demokrasi, dan kemerdekaan Timor-Leste,” tulis siaran pers itu.

“Dengan hubungan Charles University yang mendalam dan abadi dengan Timor-Leste, dan komitmen kami untuk mendorong kesempatan di seluruh Australia Utara, ini adalah pengakuan yang tepat untuk seorang pemimpin yang dihormati secara internasional,” kata Profesor Fiona Coulson, Wakil Rektor dan Presiden Sementara.

Merefleksikan pentingnya penghargaan ini, Presiden Ramos-Horta mengatakan merasa terhormat atas keputusan Universitas Charles Darwin.

“Saya merasa terhormat atas keputusan Universitas Charles Darwin untuk menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa kepada saya. Saya menerima penghargaan ini dengan kerendahan hati dan rasa terima kasih yang tulus. Pengakuan ini bukan hanya penghargaan atas perjalanan pribadi saya, tetapi juga atas aspirasi dan cita-cita rakyat Timor-Leste, serta upaya mereka yang tak pernah berhenti untuk mewujudkan perdamaian, harmoni, rekonsiliasi, dan pembangunan,” kata Kepala Negara dalam Laman Kepresidenan.

Kehadiran Presiden Ramos-Horta memiliki arti penting khusus bagi para alumni, staf, dan mitra Universitas Charles Darwin di Wilayah Utara dan daerah lainnya.

Universitas Charles Darwin (CDU) adalah universitas negeri Australia yang berbasis di Wilayah Utara, dikenal sebagai pemimpin dalam pendidikan dwisektor  (menggabungkan pendidikan dan pelatihan kejuruan dengan pendidikan tinggi).

TATOLI

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!