DILI, 13 Maret 2026 (TATOLI) – Pusat ASEAN-Korea (AKC) menyampaikan ketertarikannya untuk menjalin kerja sama dengan Pemerintah Timor-Leste (TL) di bidang perdagangan dan pariwisata.
Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal AKC, Kim Jae-Shing, melalui audiensi resmi dengan Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, di Istana Pemerintah, Jumat (13/03/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kim Jae-Shing menekankan potensi besar Timor-Leste di sektor perdagangan dan pariwisata, serta menyampaikan niat AKC untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan nasional melalui kerja sama bilateral.
“Kami sedang menjajaki kemungkinan kerja sama antara TL dan Korea, khususnya melalui Pusat ASEAN-Korea. Kerja sama ini mencakup perdagangan, budaya, pariwisata, dan pertukaran antar masyarakat,” kata Kim.
Selain membahas peluang kerja sama, audiensi ini juga menjadi kesempatan bagi kedua pihak untuk bertukar pandangan terkait hubungan Timor-Leste dan Korea, termasuk memberikan ucapan selamat atas keanggotaan Timor-Leste di ASEAN.
Pemerintah Timor-Leste menekankan pentingnya kerja sama yang dapat mendukung pengembangan usaha kecil, menengah, dan mikro, sejalan dengan rencana pembangunan berkelanjutan nasional.
Pusat ASEAN-Korea (AKC) sendiri adalah organisasi antar pemerintah yang didirikan pada 13 Maret 2009, dengan mandat mempromosikan kerja sama ekonomi dan sosial-budaya antara 10 negara anggota ASEAN dan Republik Korea (ROK).
Misi AKC mencakup penguatan kemitraan, promosi perdagangan, investasi, budaya, dan pariwisata, serta memperluas pertukaran antar masyarakat.
AKC menilai Timor-Leste sebagai negara dengan potensi besar di masa depan, sehingga kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat pembangunan nasional melalui kolaborasi dengan Kedutaan Besar Korea di Dili dan Kedutaan Besar Timor-Leste di Korea.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor: Armandina Moniz




