DILI, 19 Februari 2026 (TATOLI) – Sekretaris Negara urusan Komunikasi Sosial (SEKOMS), Expedito Dias Ximenes hari ini secara resmi melantik Rosario da Graça Maia sebagai Ketua Dewan Direksi Radio dan Televisi Timor-Leste (RTTL) EP, untuk masa periode empat tahun. Ketua Dewan Direksi TATOLI, Rosario da Graça Maia menggantikan Ketua Dewan Direksi sebelumnya, Elizeu Isaac Fernandes.
Acara pelantikan Ketua Dewan Direksi RTTL, EP, tersebut digelar di Ruang PCM, Kantor Pemerintah, Kamis ini. Pelantikan Rosario da Graça Maia sebagai Ketua Dewan Direksi RTTL, EP disaksikan langsung oleh Wakil Perdana Menteri, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Menteri Pariwisata dan Lingkungan Hidup, Francisco Kalbuady Lay.
Rosario da Graça Maia usai dilantik dalam sambutannya, mengungkapkan tiga prioritas utama untuk masa jabatannya. Pertama adalah penguatan kelembagaan, dengan penekanan pada reformasi hukum dan pendefinisian ulang rencana strategis, untuk memastikan bahwa RTTL beroperasi secara independen dan bertanggung jawab, selaras dengan standar internasional.
Dikatakan, yang kedua mencakup reformasi program, termasuk persiapan peluncuran saluran kedua dalam bahasa Inggris, Portugis, dan bahasa lainnya jika memungkinkan, yang didedikasikan untuk mempromosikan narasi Timor-Leste.
Berita terkait : Pemerintah tunjuk Rosario da Graça Maia pimpin RTTL, EP
“Identitas, budaya, demokrasi, dan pembangunan kita untuk ASEAN di seluruh dunia. Dalam proses ini, kami akan terus mengandalkan dukungan dari Pemerintah Australia dan ABC International Development,” katanya.
Selanjutnya, yang ketiga berfokus pada modernisasi infrastruktur melalui investasi dalam teknologi dan inovasi, untuk mengubah RTTL menjadi media pemerintah yang modern, efisien, dan kompetitif, yang siap menghadapi tantangan era digital.
“Prioritas-prioritas yang telah saya sebutkan akan saling berkaitan menuju tujuan yang lebih besar, yaitu menjadikan RTTL modern dan kompetitif dalam lima tahun ke depan. Kami tidak akan melakukan keajaiban, tetapi saya percaya tujuan besar ini dapat dicapai melalui kerja sama tim dengan sekitar 146 karyawan RTTL, E.P di Dili dan di kotamadya. Mereka semua adalah orang-orang profesional dengan dedikasi, bakat, dan komitmen yang tinggi. Yang mereka butuhkan adalah sumber daya, kepercayaan, dan kesempatan untuk berkontribusi,” katanya.
Di tempat yang sama, Sekretaris Negara Bidang Komunikasi Sosial Expedito Dias Ximenes mengatakan, Pemerintah Konstitusional IX mendorong RTTL untuk memperkuat kerja sama di kawasan ini, khususnya di ASEAN, agar selaras dengan standar internasional untuk memfasilitasi pertukaran konten pendapatan dan mengelola kebijakan media.
Dilain pihak, Wakil Perdana Menteri, Menteri Koordinator Urusan Ekonomi dan Menteri Pariwisata dan Lingkungan Hidup, Francisco Kalbuadi Lay, dalam pidatonya meminta Ketua Dewan Direksi baru RTTL EP, Rosário Graca, untuk meningkatkan kualitas siaran pemberitaan.
“Kita harus memperbaiki semuanya mulai sekarang. Saya siap bekerja sama dengan kalian, terutama Pemerintah konstitusi ke-IX. Saya juga sangat menghargai apa yang kalian kerjakan,” katanya.

Ia mengakui bahwa media merupakan kontributor utama bagi pembangunan nasional.
Sebelumnya, pada 27 Januari 2026, dalam rapat Dewan Menteri menyetujui rancangan Keputusan Pemerintah yang diajukan oleh Menteri Kabinet Dewan Menteri, Agio Pereira, dan Sekretaris Negara untuk Komunikasi Sosial, Expedito Dias Ximenes, dengan menetapkan pemberhentian Elizeu Isaac Fernandes dari posisi Ketua Dewan Direksi Radio Televisi Timor-Leste (RTTL, E.P), dan menunjuk Rosario da Graça Maia, mantan Ketua Dewan Direksi TATOLI, sebagai Ketua Dewan Direksi baru RTTL (Radio Televisi Timor-Leste), EP dengan masa jabatan empat tahun.
Biografi Ketua Dewan Direksi RTTL, E.P, Rosario da Graça Maia
Rosario da Graça Maia lahir pada 10 Oktober 1977 di Lete-Foho, Ermera. Saat ini berusia 49 tahun dan telah menikah. Ia menempuh pendidikan tinggi di Universitas Perdamaian (UNPAZ), lulus dengan gelar Sarjana Hubungan Internasional pada 2010, dan sebelumnya belajar Agribisnis di Universitas Udayana, Bali (1996–1999). Ia aktif dalam organisasi mahasiswa RENETIL (Perlawanan Nasional Mahasiswa Timor-Leste) di Bali.
Karier profesional Rosario sangat luas di bidang media dan komunikasi. Ia pernah menjadi jurnalis Buletin Loriku Lian, Asisten Bahasa UNTAET, jurnalis Radio UNTAET dan Radio Timor-Leste, Kepala Seksi Berita Radio Timor-Leste Distrik, Kepala Departemen Program Radio, Direktur Program dan Pendidikan Masyarakat RTTL, Direktur Radio Timor-Leste, serta penasihat proyek media sosial di SEKOMS.
Selain itu, ia pernah menjadi Spesialis Media untuk Kedutaan Besar AS di Dili dan mengikuti berbagai pelatihan profesional, termasuk jurnalistik, manajemen media, kepemimpinan, hukum media, diplomasi visual, dan strategi media dalam manajemen krisis, baik di Timor-Leste maupun di luar negeri.
Sebelumnya, Rosario da Graça Maia juga menjabat sebagai Ketua Dewan Direksi TATOLI – Agência Noticiosa Timor-Leste I.P. Penunjukan tersebut disetujui oleh Keputusan Pemerintah pada 11 Juli 2017, atas usulan Sekretaris Negara untuk Komunikasi Sosial dan disampaikan kepada Dewan Menteri oleh Menteri Negara Kepresidenan Dewan Menteri.
Ia menjalankan fungsinya secara efektif mulai Januari 2018, mendampingi proses penyusunan program, kegiatan, dan struktur anggaran TATOLI bersama anggota kabinet SEKOMS. Penunjukan ini mendapat apresiasi Dewan Menteri karena mengakui kapasitas teknis, manajemen, ketidakberpihakan, senioritas, dan pengalaman profesional Rosario.
Dengan pengalaman luas di media publik dan integritas profesional yang tinggi, Rosario da Graça Maia dinilai mampu memimpin RTTL, E.P. menuju pengelolaan media publik yang modern, transparan, dan profesional, sesuai aspirasi pemerintah dan masyarakat.
Reporter : Ivonia da Silva (Penerjemah : Armandina Moniz)
Editor : Isaura Lemos de Deus




