DILI, 13 Januari 2026 (TATOLI)—Sekretaris Negara Komunikasi Sosial, Expedito Dias Ximenes, menginformasikan bahwa sepuluh (10) Pemimpin Redaksi (Pemred) dari media Timor-Leste (TL), Rabu (14/01) ini bertolak ke Bali, Indonesia untuk melakukan studi banding selama dua hari.
Kesepuluh Pemred dari media Timor-Leste yang mengikuti studi banding tersebut adalah, RTTL, E.P (Radio dan Televisi Timor-Leste), Kantor Berita TATOLI, IP, Timor Post, STL (Suara Timor Lorosa’e), Corp, Dili Post, GMN (Grup Media Nasional), SapNews, Lafaek News, SMNews dan Media Independent .
Sekretaris Negara Expedito mengatakan tujuan studi banding tersebut dilakukan oleh sepuluh Pemred dari Media Timor-Leste ini untuk mengamati secara langsung kondisi media di negara tujuan dan juga bisa mendapatkan pengalaman baru tentang manajemen dan pemrograman media.
“Studi banding ini khususnya di bidang manajemen media, manajemen liputan, pemrograman termasuk melihat media konvensional di sana (Bali), sehingga mereka dapat kembali untuk meningkatkan manajemen di setiap media,” kata Sekretaris Negara Expedito kepada wartawan usai acara pertemuan dengan kesepuluh Pemred, di ruang pertemuan Dewan Pers, Quintal Boot, Selasa ini.
Dikatakan, studi banding ini akan dilakukan secara rotasi untuk memberikan kesempatan kepada seluruh Pemred untuk berpartisipasi, dan program selanjutnya akan mengajak kembali mereka yang belum ikut berpartisipasi.
Keberangkatan kesepuluh Pemred ini akan didampingi oleh Ketua Dewan Pers, Cesar Mali, yang menjadi Ketua Delegasi. Dan berdasarkan rencana kesepuluh Pemred dan Ketua Dewan Pers bertolak ke Bali, Indonesia, Rabu (14/01) dan akan kembali ke tanah air pada Sabtu (17/01).
TATOLI




