DILI, 08 Januari 2026 (TATOLI) – Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, dalam pertemuan pertama tahun 2026 dengan Presiden Republik, José Ramos-Horta menginformasikan persiapan pemerintah atas kunjungan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese ke Timor-Leste pada 28 Januari 2026 ini.
“Dalam pertemuan kami berdua berbicara juga tentang kunjungan Perdana Menteri Australia yang akan datang ke Timor-Leste. Jadi, kami akan melakukan persiapan untuk penyambutan Perdana Menteri Australia itu,” kata PM Xanana kepada wartawan usai bertemu Presiden Ramos-Horta di Istana Kepresidenan, Bairro Pite, Dili, Kamis ini.
PM Xanana mengungkapkan bahwa, Kepala Pemerintah Australia itu akan tiba di Timor-Leste pada 28 Januari tahun ini. “Jadi kita akan terus berkoordinasi untuk menyambut beliau. Dan, penting bagi kita untuk menyambut Perdana Menteri Australia,” kata PM Xanana.
Namun, PM Xanana tidak bisa mengungkapkan tujuan dari kunjungan PM Australia tersebut. “Saya tidak bisa mengatakan tujuan kunjungan tersebut, karena akan ada proses persiapan dan kegiatan yang akan beliau lakukan di sini dan kemudian akan saya informasikan kepada Anda semua,” jelasnya.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut PM Xanana juga menyampaikan tentang pertemuan yang telah dilakukan guna membahas kompetensi Timor-Leste sebagai Presiden sementara CPLP, dimana tahun ini akan ada banyak kegiatan yang direncanakan. Selain itu, pada tanggal 17 Juli mendatang, CPLP merayakan ulang tahun ke-30.
Sementara itu, dalam pertemuan Presiden Republik juga memperbarui informasi bahwa pertemuan tingkat tinggi Kepala Negara CPLP akan diadakan secara daring, seperti halnya pertemuan-pertemuan yang telah diadakan selama masa COVID-19. Dalam hal ini, keputusan akhir akan diinformasikan kembali karena akan ada banyak kegiatan yang akan dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama (MNEC).
Sementara itu, ia mengatakan tentang isu ASEAN, kami juga telah menulis tetapi pekerjaan belum selesai, jadi saya telah menginformasikan Kepala Negara tentang aturan atau peta jalan ASEAN. Menteri yang berpartisipasi dalam pertemuan di luar negeri harus melapor kepada Dewan Menteri dan kembali juga harus menginformasikan kepada semua orang agar tahu, karena ini bukan tugasnya.
Selain itu, dalam pertemuan PM Xanana juga mengupdate mengenai Timor-Leste yang telah menjadi anggota penuh ASEAN (Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara), tetapi pekerjaan belum selesai.
Karena itu, PM Xanana juga memperbarui informasi mengenai semua yang dilakukan Pemerintah didasarkan pada aturan ASEAN. Ketika seorang Menteri berpartisipasi dalam kegiatan ASEAN, ia harus memberitahukan kepada Dewan Menteri.
Sementara itu, dalam pertemuan minggu tersebut, Presiden Republik, José Ramos-Horta dan Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão juga memuji kedewasaan seluruh rakyat Timor-Leste (TL) terutama para kaum muda yang telah berkontribusi menciptakan lingkungan yang damai, sehingga dapat merayakan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan damai.
TATOLI




