iklan

POLITIK

APBN 2026 : Partai KHUNTO usulkan pengurangan gaji penasihat internasional

APBN 2026 : Partai KHUNTO usulkan pengurangan gaji penasihat internasional

Wakil Ketua dari Fraksi Partai KHUNTO, Luis Roberto. Foto Tatoli

DILI, 10 November 2025 (TATOLI) – Wakil Ketua Fraksi Partai KHUNTO (Kmanek Haburas Unidade Nasional Oan), Luis Roberto, mengatakan bahwa partainya telah menyiapkan proposal untuk meminta pengurangan gaji bagi para penasihat internasional dalam debat khusus mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Menurutnya, beberapa penasihat internasional menerima gaji antara USD$10.000 hingga USD$15.000, jumlah yang lebih tinggi dibandingkan gaji pokok Presiden Republik dan lembaga-lembaga berdaulat lainnya.

Hal ini, lanjutnya, mengurangi nilai sumber daya manusia Timor-Leste, meskipun negara memiliki banyak tenaga ahli yang berkualitas.

“Selama ini kita hanya mengandalkan satu dana. Kita harus berhemat. Pemerintah harus tahu cara mengurangi gaji para penasihat internasional,” kata Luis Roberto pada wartawan di Parlemen Nasional, Dili, Senin ini.

Oleh karena itu, KHUNTO mengusulkan agar Pemerintah meninjau dan menyesuaikan besaran gaji penasihat internasional berdasarkan jenjang dan tugas yang sebanding dengan penasihat nasional.

“Misalnya, jika penasihat nasional menerima gaji USD$4.000, maka penasihat internasional bisa menerima USD$5.000 ke atas, tapi jangan terlalu tinggi. Hanya penasihat yang benar-benar layak yang bisa menerima USD$5.000 atau lebih. Jangan memberikan dukungan teknis dengan tunjangan besar antara USD$10.000 hingga USD$15.000,” ujarnya.

Majelis Hakim hari ini akan menyampaikan usulan tersebut kepada Parlemen sebelum pembahasan anggaran khusus dimulai.

Jadi, mengenai usulan pengurangan gaji penasihat internasional, maka Fraksi  KHUNTO hari ini telah menyampaikan usulan ke meja Parlemen sebelum pembahasan anggaran tahap khusus dilakuan.

Sebelumnya, pada 07 November, Parlemen melalui sidang paripurna dalam pembahasan ABPN tahap umum,  telah menyetujui usulan anggaran tahun 2026 sebesar USD$2.214.689.195 dalam  dengan 42 suara mendukung, 0 suara menolak, dan 23 suara abstain.

Rancangan APBN 2026 mengalokasikan anggaran sebagai berikut :

       USD$476.870.249 untuk gaji dan tunjangan,

       USD$447.904.446 untuk barang dan jasa,

       USD$820.710.160 untuk transfer publik,

       USD$32.556,96 untuk modal kecil, dan

       USD$436.377.647 untuk modal pembangunan

Dengan persetujuan tersebut, pembahasan khusus akan dilanjutkan pada 13 November dengan durasi maksimal sepuluh hari. Rancangan undang-undang anggaran ini memiliki delapan pasal, yang akan dibahas secara khusus dan dilakukan pemungutan suara per pasal.

Sesuai pedoman, debat mengenai setiap amandemen yang diusulkan dapat dipresentasikan hingga pukul 12.00 WTL pada 11 November. Setelah pembahasan khusus selesai, pemungutan suara akan dilanjutkan pada tahap final global. 

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!