DILI, 05 November 2025 (TATOLI)— Presiden Republik dan Peraih Nobel Perdamaian Jose Ramos-Horta menyampaikan ucapan solidaritas yang mendalam kepada Yang Mulia Raja Charles III dari Kerajaan Inggris Raya menyusul serangan penusukan massal yang terjadi di dalam kereta api dari Doncaster menuju King’s Cross London, Inggris, pada Sabtu, 01 November 2025.
Dalam pesan resmi yang ditulis Presiden Ramos-Horta pada Selasa (04/11) ini yang diakses Tatoli, menyebutkan Kepala Negara menyampaikan kesedihan mendalam atas peristiwa tragis tersebut.
“Di saat kesedihan ini, saya menyampaikan kepada Yang Mulia, dan melalui Anda kepada keluarga korban, belasungkawa dan solidaritas terdalam saya. Saya juga ingin menyampaikan penghormatan kepada staf kereta api, penumpang, dan pasukan keamanan yang dengan berani dan tanpa pamrih bertindak untuk melindungi nyawa manusia dan menghentikan penyerang. Tindakan heroik mereka mencerminkan nilai-nilai terbaik kemanusiaan dan pelayanan publik yang menginspirasi rakyat Inggris,” tulis Presiden Republik Timor-Leste.
Presiden Republik menegaskan kembali solidaritas persaudaraan Timor-Leste dengan Inggris dalam mengutuk tindakan kekerasan yang tidak berperikemanusiaan ini. Timor-Leste berdiri bersama seluruh keluarga yang terdampak dan bersama mereka yang sedang memulihkan diri dari luka fisik dan emosional akibat tragedi ini.
Dalam laman CNN yang dikutip Tatoli, Insiden penusukan massal terjadi di sebuah kereta di Inggris. Diperkirakan sebanyak 10 orang terluka, dengan sembilan di antaranya disebut polisi mengalami cedera yang mengancam nyawa. Dimana, penikaman massal tersebut terjadi pada Sabtu (1/11) waktu setempat di dalam kereta menuju London dari Doncaster, dan merupakan rute yang ramai dan sering dipadati penumpang.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




