DILI, 25 September 2025 (TATOLI) – Pemerintah Timor-Leste hari ini secara resmi menerima 5.760 dosis vaksin Pfizer COVID-19 yang didonasikan oleh Gavi, Aliansi Vaksin, dengan dukungan Pemerintah Australia dan UNICEF.
Vaksin tersebut tiba di Dili pada 07 September dan diserahkan dalam sebuah acara di Institut Farmasi dan Produk Medis Nasional (INFPM). Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Eksekutif INFPM, pejabat Kementerian Kesehatan, perwakilan Kedutaan Besar Australia di Timor-Leste, serta UNICEF.
“Melalui acara penting ini, saya ingin menyampaikan apresiasi kepada UNICEF, GAVI, dan DFAT atas donasi obat-obatan esensial dan vaksin Pfizer. Acara ini bukan sekadar serah terima seremonial, tetapi simbol kuat kemitraan, solidaritas, dan komitmen bersama terhadap kesehatan dan kesejahteraan rakyat Timor-Leste,” ujar Direktur Eksekutif INFPM, Paulina Mendonça Maher di Kampung Alor, Kamis ini.
Sejak awal program vaksinasi COVID-19, Timor-Leste berhasil mencapai cakupan lebih dari 90 persen untuk dosis pertama, lebih dari 80 persen untuk dosis kedua, dan 36 persen untuk dosis penguat tunggal pada populasi berusia 12 tahun ke atas hingga akhir 2024.
Sementara itu, Duta Besar Australia untuk Timor-Leste, Caitlin Wilson, menegaskan bahwa kerja sama internasional menjadi kunci menghadapi pandemi.
“Pandemi COVID-19 berdampak global dan sangat menantang. Kementerian Kesehatan Timor-Leste sangat bangga dengan respons yang efektif, yang telah menyelamatkan banyak nyawa. Australia merasa terhormat menjadi mitra kesehatan jangka panjang di Asia Tenggara dan Pasifik. Respons bersama terhadap tantangan kesehatan internasional tetap penting,” katanya.
Sejak 2021, UNICEF telah mengoordinasikan distribusi 259.740 dosis vaksin Pfizer melalui dukungan hibah Pemerintah Australia, serta 777.580 dosis vaksin AstraZeneca.
Gavi dan UNICEF juga berkontribusi pada pembangunan empat gudang regional dengan pasokan listrik tanpa gangguan serta penyediaan lemari pendingin bertenaga surya di 80 pos kesehatan. Untuk mendukung pengelolaan limbah medis, insinerator juga telah dipasang di setiap kotamadya dan gudang penyimpanan vaksin nasional.
Dilain pihak, Perwakilan UNICEF, Patrizia DiGiovanni mengatakan investasi ini sangat penting untuk membangun sistem kesehatan yang Tangguh.
“Investasi ini sangat penting untuk membangun sistem kesehatan yang tangguh yang memberikan layanan kesehatan primer berkualitas kepada setiap anak dan masyarakat di Timor-Leste. UNICEF menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung Kementerian Kesehatan dan INFPM dalam memperkuat sistem rantai dingin, logistik, serta desentralisasi distribusi vaksin,” ujar Perwakilan UNICEF, Patrizia DiGiovanni.
Vaksin terbaru yang diterima akan digunakan untuk melanjutkan program vaksinasi nasional, dengan fokus menjangkau kelompok rentan dan memastikan tidak ada warga yang tertinggal.
Selain vaksin, Pemerintah Australia juga menyerahkan obat-obatan esensial kepada Kementerian Kesehatan melalui INFPM.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




