DILI, 29 Mei 2025 (TATOLI)– Pemerintah Timor-Leste terus memperkuat langkah-langkah strategis menuju keanggotaan penuh di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang dijadwalkan pada Oktober 2025, dengan menyetujui Proyek Resolusi Pemerintah yang menetapkan pembentukan kelompok kerja antar-kementerian.
Resolusi ini disampaikan oleh Wakil Menteri Urusan ASEAN, Milena Maria da Costa Rangel, dan disetujui dalam rapat Dewan Menteri yang digelar di Kantor Pemerintah, kamis ini.
Kelompok kerja tersebut akan bertanggung jawab atas pelaksanaan rekomendasi yang tercantum dalam Deklarasi Ketua ASEAN, yang dikeluarkan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-46 baru-baru ini.
“Hari ini kita laporkan kembali apa yang sudah kita capai bersama di Konferensi Tingkat Tinggi, yang mana Perdana Menteri (Xanana Gusmão) sudah jelaskan setibanya di bandara. Dewan Menteri langsung mengambil langkah cepat dengan menyetujui resolusi untuk memastikan pekerjaan ini rampung sebelum Oktober,” ujar Wakil Menteri Milena Rangel kepada wartawan usai Rapat Dewan Menteri.
Berita terkait : Usai KTT ASEAN, PM Xanana : Empat bulan lagi Timor-Leste harus siap
Pembentukan komisi antar-kementerian ini dimaksudkan untuk memastikan kesiapan teknis dan diplomatik Timor-Leste dalam menyelesaikan prosedur formal, serta mempercepat negosiasi perjanjian ekonomi utama yang menjadi syarat aksesi penuh.
Kelompok kerja ini akan mengkaji secara rinci posisi dan komitmen Timor-Leste yang telah disampaikan dalam dokumen roadmap aksesi, termasuk penyelarasan terhadap pernyataan Timor-Leste seputar kepemimpinan Malaysia di ASEAN tahun ini.
Wakil Menteri Milena menegaskan bahwa aksesi Timor-Leste ke ASEAN tidak hanya bergantung pada kesiapan internal, tetapi juga memerlukan koordinasi dan komunikasi yang efektif dengan negara-negara anggota ASEAN lainnya.
“Kita butuh koordinasi yang lebih baik dengan negara-negara anggota, agar dalam jangka pendek ada komunikasi yang lebih rinci pembahasannya sehingga pada bulan Oktober semuanya harus sudah final. Karena kita juga ingin memastikan bahwa apa yang diminta dalam peta jalan ini terpenuhi sampai menjadi anggota penuh ASEAN,” jelasnya.
Dengan pembentukan kelompok kerja ini, Pemerintah menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi anggota aktif dan konstruktif dalam komunitas Asia Tenggara, memperkuat posisi Timor-Leste di kancah regional dan internasional.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




