DILI, 11 juni 2024 (TATOLI)– Direktur Pengadaan di Institut Farmasi dan Produk Medis Nasional (INFPM), Mariano da Silva mengatakan, sejak januari hingga juni 2024, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui INFPM telah mendistriusikan 863 item obat ke semua pusat kesehatan di seluruh wilayah nasional.
“Kita mempunyai 863 item obat yang telah didistribusikan sejak januari hingga juni ini ke semua pusat kesehatan yang ada,” kata Direktur Pengadaan di INFPM, Mariano da Silva melalui konferensi pers yang diadakan di Kantor INFPM, Kampung-Alor Dili, senin.
Ia menambahkan, meskipun ada beberapa Pusat klinik yang mengalami stockout obat, namun INFPM telah berusaha sebaik mungkin untuk mendistribusi stock obat ke pusat kesehatan.
Menurut laporan dari INFPM, 863 item obat tersebut didistribusikan ke Rumah Sakit Nasional Guido Valadares (HNGV), Pusat Kesehatan Nasional di 12 Kotamadya termasuk RAEOA (Daerah Administratif Spesial Oecusse Ambeno), Laboratorium Nasional di Dili, dan lainnya.
Selain itu, saat ini INFPM mulai mempersiapkan untuk membeli obat sesuai Perintah dari pemerintah melalui Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão untuk membeli obat sesuai dengan kebutuhan penyakit yang diderita masyarakat.
Dijelaskan selama ini, INFPM membeli obat mengunakan data dari jumlah penduduk, dan tahun ini INFPM mulai mempersiapkan data dari kasus kematian untuk membeli obat sesuai dengan penyakit paling tinggi di Timor Leste.
INFPM juga mulai melakukan pertemuan dengan setiap Pusat Kesehatan dari 12 Kotamadya untuk menyampaikan laporan tentang penyakit yang paling tinggi diderita masyarakat Timor-Leste.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




