iklan

EKONOMI, POLITIK, HEADLINE

Hari Pabean Internasional : Pentingnya profesionalisme dan transparansi

Hari Pabean Internasional : Pentingnya profesionalisme dan transparansi

Kebapeanan (AA)/Bea Cukai nasional menggelar workshop dalam rangka peringatan Hari Pabean Internasional atau International Customs Day diperingati tiap tanggal 26 januari dan juga peringatan Hari Pabean Nasional Timor-Leste yang ke-24. Foto Tatoli/Antónia Gusmão

DILI, 26 januari 2024 (TATOLI)— Menteri Keuangan, Santina José Viegas Cardoso meminta para pegawai Otoritas Kebapeanan (AA)/Bea Cukai  untuk menunjukan profesionalisme dan transparansi dalam bekerja.

Hari Pabean Internasional atau International Customs Day diperingati tiap tanggal 26 januari. Pada tanggal tersebut juga merupakan peringatan Hari Pabean Nasional Timor-Leste yang ke-24 dengan tema ‘Bea Cukai sebagai penggerak dari mitra tradisional dan mitra baru untuk tujuan yang jelas dan transparan’.

Menteri Santina meminta kepada pimpinan dan pegawai Otoritas Kebapeanan untuk melakukan pekerjaan dengan profesional dan transparan dalam memungut pajak untuk kotak kas Negara.

“Saya tahu bahwa Bea Cukai dalam banyak kasus menjadi sasaran, terutama oleh persepsi publik, karena tugas mereka yang berisiko.  Karena itu, diperlukan transparansi dalam layanan sehari-hari dan mempromosikan profesionalisme di area kerja. Kami juga mengakui bahwa Bea Cukai Timor-Leste mengalami banyak kesulitan seperti perlengkapan, pelatihan, dan beberapa layanan di area perbatasan,” ungkap Menteri Santina di Perayaan Hari Pabean Internasional dan juga peringatan Hari Pabean Nasional Timor-Leste yang ke-24.

Peringatan Hari Pabean Internasional dan Hari Pabean Nasional Timor-Leste yang ke-24 itu digelar di Auditorium Kementerian Keuangan, Aitarak-Laran, jumat ini.

Menteri Santina berjanji untuk memperhatikan Kepabeanan, terutama para pegawai, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana memastikan bahwa barang atau bisnis yang masuk ke Timor-Leste tidak membahayakan kesehatan dan keamanan nasional serta mencegah barang ilegal.

Ia harap semua harus memenuhi tugas dan melayani dengan profesionalisme untuk memastikan kepada publik bahwa area tempat mereka bekerja tidak berisiko dan merupakan penggerak utama dalam pintu masuk barang-barang besar untuk memastikan bahwa barang yang akan masuk terjamin dan mencegah barang-barang yang tidak seharusnya masuk dan memastikan bahwa semua orang mematuhi hukum dan memiliki integritas dalam bekerja.

Di beberapa kesempatan, Komisaris AA, José António Fátima Abílio, mengungkapkan, Bea Cukai tidak hanya bekerja sendiri, tetapi juga bekerja sama dengan para mitra, baik nasional maupun sektor swasta sebagai importir dan internasional saat masuk ke tahap digitalisasi.

“Bagaimanapun, kerjasama dengan institusi terkait dengan masalah perbatasan harus ditingkatkan. Karena itu, untuk memastikan transparansi selama proses transaksi perdagangan, sistem seperti jendela tunggal diciptakan untuk memfasilitasi proses dan membantu kontrol yang lebih transparan,” ungkapnya.

Upaya lain yang dilakukan oleh Bea Cukai adalah bekerjasama dengan tim patroli untuk meminimalkan aktivitas ilegal, dan diperlukan peningkatan kesadaran dan konsentrasi pada komunitas bahwa kegiatan bisnis harus bebas bagi seluruh masyarakat, namun harus mematuhi prosedur yang berlaku untuk menghindari risiko bagi negara dan orang lain.

Perayaan ulang tahun Bea Cukai ini digelar dengan workshop yang dipimpin oleh pembicara dari Kepolisian Nasional Timor-Leste, Unit Patroli Perbatasan (UPF), dan topik perannya dalam memerangi aktivitas ilegal untuk memastikan kepatuhan negara.

Komando UPF, Euclides Belo mengungkapkan kehadirannya juga untuk memberikan informasi tentang kewajiban utama UPF untuk mengamankan wilayah perbatasan yang membutuhkan kerjasama dari AA.

Sesuai laporan dari AA pemasukan dari Bea Cukai mulai dari januari sampai desember 2023 berjumlah $103, 298, 640.22. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!