iklan

POLITIK, INTERNASIONAL, DILI, HEADLINE

Bertemu Presiden Horta, CNE-STAE sampaikan persiapan Pilpar 2023  

Bertemu Presiden Horta, CNE-STAE sampaikan persiapan Pilpar 2023  

Badan Komisi Pengawas Pemilihan Umum (CNE) dan Sekretariat Teknik Administrasi Pemilihan (STAE) hari ini bertemu Presiden Republik, José Ramos Horta. Foto Tatoli /Egas Cristóvão

DILI, 16 Desember 2022 (TATOLI)— Badan Komisi Pengawas Pemilihan Umum (CNE-Comição Naçional das Eleições) dan Sekretariat Teknik Administrasi Pemilihan (STAE) hari ini bertemu Presiden Republik, José Ramos Horta.

Dalam pertemuan yang digelar di Istana Kepresidenan, Ketua CNE, José Agostinho Belo dan Direktur Umum  sementara STAE, Leonardo Amaral bersama Presiden Horta membahas persiapan Pemilihan Parlemen (Pilpar) yang akan digelar pada 2023.

Usai pertemuan, Ketua CNE, José Agostinho Belo kepada wartawan menjelaskan, pihaknya dan STAE bertemu Presiden Horta membahas persiapan untuk Pilpar 2023.

“Kami membahas persiapan dari CNE, untuk Pilpar  2023. Dan saat ini kami mempersiapkan semuanya  sebelum Pilpar digelar,” kata José Agostinho Belo.

Dijelaskan,  CNE akan merekrut pekerja kontrak untuk menjamin pelaksanaan pemilihan berjalan dengan lancar dan juga melakukan rapat dengan partai politik untuk menjamin keamanaan dan kedamaian.

“Semua persiapan telah disiapkan, dan saat ini kami menunggu Presiden  Republik untuk menetapkan jadwal Pemilihan menurut konstitusi,” tuturnya.

Ketua CNE itu mengutarakan untuk pendaftaran pemilih untuk Pilpar 2023 telah dilakukan oleh STAE, hingga 30 november 2022.

“Bagi para Warga Negara Timor-Leste (WNTL) yang pergi di luar negeri, mereka harus memperbarui lagi datanya, sehingga mereka tidak kehilangan haknya. Begitupun dengan para pelajar yang berusia 17 tahun, sehingga mereka mempunyai hak suara untuk mengikuti pemilihan tahun depan,” ujarnya.

Dia menegaskan dalam pemilu harus melakukan pendaftaran, dan STAE juga telah mendaftarkan WNTL yang akan mengikuti pemiliu tahun depan dan akan mengumunkan di akhir tahun ini.

Sementara itu, Direktur Umum  Sementara STAE, Leonardo Amaral, mengatakan, pihaknya  siap untuk melaksanakan pemilihan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan Presiden dan akan berkoordinasi dengan Badan pemilihan.

“Tadi Presiden menyampaikan bahwa, tempat  pemilihan untuk di Indonesia tidak dilakukan, sehingg kami sebagai tim teknik mengikuti apa yang dikatakan Kepala Negara,” tuturnya.

Dikatakan, untuk jumlah pemilihan saat ini masih di aktualisasi oleh STAE dan akhir tahun ini akan di umumkan. STAE juga akan mempersiapkan tempat pemilihan untuk para penyandang disabilitas.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor      : Armandina Moniz

 

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!