Top

Hari Kebebasan Pers Nasional, Presiden Ramos-Horta serukan jaminan keamanan dan perlindungan bagi Jurnalis

Presiden Republik Timor-Leste, José Ramos-Horta. Foto TATOLI/Egas Cristóvão

DILI, 16 Oktober 2026 (TATOLI) – Presiden Republik, José Ramos-Horta, menyerukan pentingnya menjamin keamanan dan perlindungan bagi seluruh jurnalis dalam menjalankan tugas profesional mereka, termasuk memastikan akses terhadap informasi, perlindungan sumber berita, serta kebebasan pers yang independen dan bertanggung jawab.

Seruan tersebut disampaikan Kepala Negara melalui pesan video yang dipublikasikan di laman resmi Kepresidenan Republik dalam rangka memperingati Hari Kebebasan Pers Nasional Timor-Leste keempat, yang jatuh pada Jumat, 16 Oktober 2026.

“Sangat penting bagi kita semua untuk menjamin lingkungan yang aman dan mendukung bagi para jurnalis agar mereka dapat menjalankan tugasnya, termasuk memperoleh akses terhadap informasi, perlindungan sumber informasi, serta menjaga integritas profesional sesuai dengan hukum dan prinsip-prinsip demokrasi,” kata Presiden Ramos-Horta dalam pesan videonya.

Kepala Negara menegaskan bahwa perlindungan terhadap jurnalis merupakan bagian penting dari komitmen nasional dalam menjunjung tinggi kebebasan pers, kebebasan berbicara, dan kebebasan berekspresi sebagai prinsip dasar kehidupan demokrasi.

“Pada hari yang penting ini, Hari Kebebasan Pers Nasional, sebagai Kepala Negara, saya ingin kembali menegaskan komitmen kuat kita terhadap kebebasan pers, kebebasan berbicara, dan kebebasan berekspresi. Prinsip-prinsip tersebut sangat penting bagi pembangunan dan konsolidasi negara demokratis,” tegasnya.

Presiden Ramos-Horta juga menyampaikan penghargaan atas kontribusi para jurnalis dan lembaga media dalam menyediakan informasi kepada masyarakat, sekaligus mengakui peran penting pers dalam memperkuat transparansi dan partisipasi publik.

Menurutnya, pekerjaan jurnalistik memiliki kontribusi besar dalam menyebarluaskan informasi yang berkualitas dan berintegritas, mendorong perdebatan publik, serta meningkatkan keterlibatan warga negara dalam kehidupan demokrasi.

Ia menilai bahwa peran media bukan sekadar menyampaikan berita, tetapi juga membantu masyarakat memperoleh informasi yang diperlukan untuk berpartisipasi dalam berbagai persoalan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Ramos-Horta juga mengimbau seluruh jurnalis dan lembaga media di Timor-Leste agar terus menjalankan tugas secara bertanggung jawab, bijaksana, independen, dan profesional dengan tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik.

“Sebagai Presiden, saya menyerukan kepada seluruh jurnalis dan lembaga media untuk terus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, kebijaksanaan, independensi, profesionalisme, serta menghormati etika jurnalistik,” ujarnya.

Dorong dialog, toleransi, dan penghormatan terhadap perbedaan pendapat

Selain menekankan keamanan dan perlindungan bagi jurnalis, Presiden Ramos-Horta juga mendorong seluruh institusi negara, organisasi media, asosiasi jurnalis, masyarakat sipil, dan seluruh warga negara untuk bersama-sama memperkuat budaya dialog, toleransi, dan pluralisme.

Ia menegaskan pentingnya menghormati pandangan dan pendapat yang berbeda sebagai bagian dari kehidupan masyarakat demokratis.

“Sebagai Kepala Negara, saya mendorong lembaga-lembaga negara, media, organisasi jurnalis, masyarakat sipil, dan seluruh warga negara untuk memperkuat budaya dialog, toleransi, pluralisme, serta menghormati pendapat yang berbeda dari pandangan kita sendiri,” katanya.

Menurut Presiden Republik, komitmen terhadap kebebasan berekspresi perlu disertai dengan penghormatan terhadap keberagaman pandangan sehingga masyarakat dapat terlibat dalam diskusi publik secara terbuka dan bertanggung jawab.

Serukan penggunaan media digital secara bertanggung jawab

Dalam pesan yang sama, Presiden Ramos-Horta turut menyoroti pentingnya penggunaan media dan platform digital secara bertanggung jawab, terutama dalam menghadapi tantangan penyebaran disinformasi dan berita palsu.

Kepala Negara menyerukan agar seluruh masyarakat berperan dalam memerangi penyebaran informasi yang tidak benar demi menjaga kualitas perdebatan publik dan kepercayaan warga negara terhadap informasi.

“Saya menyerukan agar kita menggunakan media dan platform digital secara bertanggung jawab, terutama dalam memerangi disinformasi dan penyebaran informasi palsu, sehingga kita dapat melindungi kualitas perdebatan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap informasi,” ungkapnya.

Pesan Presiden Republik tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Kebebasan Pers Nasional Timor-Leste keempat yang mengangkat tema “Média Livre, Demokrasia Metin” atau “Media Bebas, Demokrasi Kuat”.

Peringatan tahun ini berlangsung melalui serangkaian kegiatan pada 15 hingga 16 Oktober 2026, yang diselenggarakan oleh Sekretariat Negara Urusan Komunikasi Sosial (SECOMS), termasuk pameran kebebasan pers, forum diskusi mengenai perkembangan kecerdasan buatan, keamanan jurnalis, serta berbagai kegiatan yang melibatkan lembaga media dan organisasi jurnalis.

Melalui peringatan tersebut, Presiden Ramos-Horta kembali menegaskan pentingnya menjaga kebebasan pers dan memastikan jurnalis dapat menjalankan tugas secara aman, independen, dan profesional, sekaligus memperkuat tanggung jawab bersama dalam menjaga demokrasi dan kepercayaan publik terhadap media. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!