Tiga kotamadya Timor-Leste berpotensi terdampak penyebaran asap dari Papua Barat

DILI, 14 Oktober 2026 (TATOLI) – Direktorat Nasional Meteorologi dan Geofisika (DNMG) Timor-Leste mengeluarkan peringatan terkait potensi penyebaran asap dari Papua Barat, Indonesia, yang diperkirakan dapat memengaruhi kualitas udara di tiga kotamadya Timor-Leste, yakni Lautém, Baucau, dan Viqueque, mulai Jumat (16/10).
Peringatan tersebut disampaikan DNMG melalui buletin resmi yang diterbitkan pada Rabu (14/10), berdasarkan hasil analisis meteorologi dan pemantauan citra satelit terhadap pergerakan asap di kawasan regional.
DNMG menjelaskan bahwa asap yang berasal dari Papua Barat diperkirakan bergerak ke arah selatan dan berpotensi mencapai wilayah Timor-Leste, terutama tiga kotamadya di bagian timur negara tersebut.
“Berdasarkan analisis meteorologi dan citra satelit, asap dari Papua Barat diperkirakan bergerak menuju wilayah selatan dan berpotensi mencapai Lautém, Baucau, serta Viqueque pada Jumat (16/10),” demikian informasi yang disampaikan DNMG dalam buletin resminya.
Lembaga tersebut memperingatkan bahwa penyebaran asap dapat menyebabkan penurunan kualitas udara, terutama apabila konsentrasi partikel polusi meningkat di wilayah terdampak.
Selain tiga kotamadya tersebut, DNMG juga mengingatkan adanya kemungkinan asap meluas ke wilayah lain di Timor-Leste, bergantung pada arah dan kondisi pergerakan angin.
Menurut DNMG, kondisi kualitas udara yang memburuk diperkirakan dapat berlangsung sepanjang Sabtu (17/10), dengan kemungkinan perubahan arah penyebaran asap akibat dinamika atmosfer.
Mengantisipasi kondisi tersebut, DNMG mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, khususnya ketika konsentrasi asap meningkat.
Masyarakat juga dianjurkan menggunakan masker penyaring partikel yang memadai, seperti N95, guna mengurangi risiko paparan partikel berbahaya yang dapat memengaruhi kesehatan pernapasan.
Selain itu, masyarakat disarankan menutup pintu dan jendela rumah ketika asap meningkat untuk mengurangi masuknya polusi udara ke dalam ruangan.
DNMG turut mengingatkan agar perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan, terutama anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan dan gangguan kardiovaskular.
Apabila mengalami gejala gangguan kesehatan, seperti batuk, iritasi mata, maupun kesulitan bernapas, masyarakat diminta segera mencari bantuan medis.
Sementara itu, DNMG menegaskan akan terus memantau perkembangan kondisi atmosfer dan kualitas udara melalui citra satelit serta jaringan stasiun pengamatan meteorologi di Timor-Leste.
Lembaga tersebut juga akan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat apabila terjadi perubahan signifikan terhadap kondisi kualitas udara maupun arah penyebaran asap.
Buletin peringatan DNMG diterbitkan pada 14 Oktober 2026 pukul 12.20 waktu Timor-Leste dan berlaku hingga 18 Oktober 2026 pukul 00.00 waktu setempat.
Peringatan ini bersifat antisipatif karena potensi penyebaran asap masih bergantung pada perkembangan kondisi meteorologi dalam beberapa hari mendatang.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz

