APBN 2027 alokasikan dana tambahan untuk pemilu dan persiapan Keketuaan ASEAN 2029

DILI, 14 Oktober 2026 (TATOLI) – Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, mengungkapkan bahwa usulan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2027 mencakup alokasi tambahan untuk mendukung penyelenggaraan pemilihan umum serta mempersiapkan Timor-Leste menjalankan Keketuaan ASEAN pada 2029.
Hal tersebut disampaikan Perdana Menteri dalam Seminar Panorama Orçamental 2027 yang diselenggarakan Komisi C Parlemen Nasional di Auditorium Kay Rala Xanana Gusmão, Kementerian Keuangan, Dili, Rabu ini.
PM Xanana menjelaskan bahwa sejumlah prioritas nasional pada 2027 membutuhkan pembiayaan tambahan di luar pengeluaran rutin Pemerintah, termasuk penyelenggaraan pemilihan presiden yang dilaksanakan setiap lima tahun.
Menurutnya, Pemerintah perlu menyediakan anggaran khusus guna memastikan proses pemilihan dapat dipersiapkan dan dilaksanakan dengan baik.
“Pada 2027, kita memiliki beberapa prioritas politik yang memerlukan anggaran tambahan. Salah satunya adalah pemilihan presiden yang diselenggarakan setiap lima tahun, sehingga kita harus menyediakan dana untuk kebutuhan tersebut,” kata PM Xanana.
Selain pemilihan presiden, Pemerintah juga mempertimbangkan kemungkinan pelaksanaan pemilihan di sejumlah munisipalitas, dengan tetap memperhatikan kesiapan kelembagaan dan kemampuan pengelolaan anggaran di tingkat daerah.
Ia menjelaskan bahwa Kementerian Administrasi Negara terus melakukan evaluasi terhadap kapasitas setiap munisipalitas sebelum menentukan kesiapan daerah untuk menyelenggarakan pemilihan.
Namun, Xanana menegaskan bahwa pemilihan munisipalitas tidak harus dilaksanakan secara serentak apabila daerah-daerah tersebut belum memiliki kapasitas yang memadai.
Di sisi lain, Pemerintah juga memasukkan persiapan Keketuaan ASEAN 2029 sebagai salah satu prioritas penting dalam APBN 2027.
PM Xanana mengatakan persiapan tersebut harus dimulai sejak 2027 dan dilanjutkan pada 2028, terutama untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan fasilitas pendukung yang diperlukan dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan ASEAN.
Ia menjelaskan bahwa dalam pembicaraan dengan negara-negara anggota ASEAN, kesiapan infrastruktur menjadi salah satu aspek yang ditekankan agar Timor-Leste mampu menjalankan tanggung jawab sebagai Ketua ASEAN.
“Kita harus mempersiapkan diri sejak 2027 dan 2028 untuk memegang Keketuaan ASEAN pada 2029. Negara-negara ASEAN menekankan bahwa infrastruktur harus tersedia agar kita benar-benar siap,” jelasnya.
Berdasarkan usulan APBN 2027 yang disetujui Dewan Menteri pada 30 September 2026, Pemerintah mengalokasikan US$27,5 juta untuk kebutuhan terkait pemilihan umum dan komitmen ASEAN.
Alokasi tersebut merupakan bagian dari usulan APBN 2027 yang masih akan dibahas dan memerlukan persetujuan akhir Parlemen Nasional.
Xanana menegaskan bahwa adanya kebutuhan pembiayaan tambahan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa besaran anggaran yang diusulkan untuk 2027 relatif besar.
Menurutnya, pengeluaran tersebut merupakan bagian dari kewajiban negara untuk mempersiapkan agenda nasional dan memenuhi tanggung jawab internasional Timor-Leste dalam beberapa tahun mendatang.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz

