Top

November 2026, Pangeran Albert II dan empat PM dari Kepulauan Pasifik kunjungi Timor-Leste

Presiden Republik, Jose Ramos-Horta mengelar rapat koordinasi antarakementerian di Istana Kepresidenan Nicolau Lobato. Foto Tatoli /Egas Cristovão

DILI, 13 Oktober 2026 (TATOLI) –  Presiden Republik, Jose Ramos-Horta mengelar rapat koordinasi antarakementerian dengan  Wakil Menteri Administrasi Negara, Jacinto Rigoberto untuk menyambut  lima  tokoh internasional yang akan melakukan kunjungan ke Timor-Leste pada November mendatang untuk menghadiri HUT Proklamasi Kemerdekaan Timor-Leste.

Kelima tokoh internasional yang akan melakukan kunjungan ke Timor-Leste dan ikut berpartisipasi dalam peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan Timor-Leste pada 28 November 2026 itu adalah Pangeran Albert II dari Monako, dan empat Perdana Menteri (PM) dari negara Kepulauan Pasifik yaitu, PM Fiji Sitiveni Rabuka,  PM Papua Nugini James Marape, PM Vanuatu Jotham Napat dan  PM Kepulauan Solomon, Matthew Wale.

Rapat koordinasi tersebut diadakan Istana Kepresidenan Nicolau Lobato, pada Selasa ini, dimana, Presiden  Ramos-Horta, yang memimpin rapat koordinasi antarkementerian tingkat tinggi tersebut untuk  mengarahkan persiapan nasional menyambut lima kunjungan penting tokoh internasional pada bulan November mendatang.

Wakil Menteri Administrasi Negara, Jacinto Rigoberto, kepada wartawan usai pertemuan  mengatakan dalam rapat Presiden Republik membahas persiapan kunjungan para Kepala Pemerintah dari Kepulauan Pasifik yang akan berpartisipasi dalam peringatan 28 November yang ke-51.

Rigoberto mengatakan bahwa biasanya setiap tahun, Kementerian Administrasi Negara (MAE) senantiasa menyelenggarakan peringatan HUT  Proklamasi Kemerdekaan pada 28 November. Oleh karena itu, selaku panitia penyelenggara telah mempersiapkan berbagai hal dan pertemuan dengan Presiden Republik untuk mendapatkan arahan.

Sementara itu, melansir Laman Kepresidenan Republik, disebutkan bahwa, pada HUT Proklamasi Kemerdekaan pada 28 November, ini akan dihadiri Pangeran Albert II dari Monako yang akan tiba di Dili pada 24 November, disusul oleh para Perdana Menteri dari empat negara Kepulauan Pasifik yaitu, Fiji, Papua Nugini, Vanuatu, dan Kepulauan Solomon.

Dimana, Wakil Menteri Administrasi Negara Jacinto Rigoberto  menyampaikan bahwa komite nasional telah diinstruksikan untuk mempercepat pengaturan logistik, protokol, dan pengamanan. Gugus tugas antarkementerian ini melibatkan Kepresidenan Republik, Kantor Perdana Menteri, Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama (MNEC), Kementerian Pertahanan, Kementerian Administrasi Negara, F-FDTL, dan PNTL, serta turut dihadiri oleh Kementerian Keuangan, Menteri Perminyakan dan Sumber Daya Mineral, dan Bank Sentral Timor-Leste (BCTL) guna memastikan koordinasi berjalan sempurna, baik untuk kunjungan kenegaraan Monako maupun delegasi tingkat tinggi Pasifik.

Dimana dalam pertemuan itu, Presiden Republik menegaskan bahwa kelima kunjungan istimewa ini memiliki nilai diplomasi yang sangat strategis.

Kunjungan Pangeran Albert II akan memperkuat kemitraan global di bidang pembangunan berkelanjutan serta pelestarian laut, sementara kehadiran empat pemimpin Pasifik menjadi momentum berharga untuk mempererat persaudaraan kawasan dan memberikan penghargaan resmi atas solidaritas serta kontribusi perdamaian terutama pasukan penjaga perdamaian dari Fiji yang mendampingi rakyat Timor-Leste dalam perjalanan menegakkan perdamaian dan kedaulatan.

Para pemimpin Pasifik tersebut juga akan datang untuk mempelajari bagaimana Timor-Leste mengelola dana kekayaan negaranya (Petroleum Fund).

Tim TATOLI

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!