Presiden Republik dan Delegasi NUSS bahas peluang pembangunan ekonomi negara

DILI, 29 September 2026 (TATOLI) — Presiden Republik, Jose Ramos-Horta, Selasa (29/09) menerima Delegasi NUSS (National University of Singapore Society) di Istana Kepresidenan Nicolau Lobato. Dalam pertemuan itu Delegasi NUSS membahas prospek dan peluang pembangunan ekonomi negara.
Melansir Laman Kepresidenan Republik, disebutkan bahwa pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk bertukar pandangan mengenai peran Timor-Leste dalam konteks geopolitik regional dan internasional, serta mengenai prospek dan peluang pembangunan ekonomi negara.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Negara berbagi pengalaman hidup dan pandangannya mengenai kepemimpinan kepada para anggota delegasi, serta menekankan pentingnya pengetahuan, kapasitas intelektual, dan visi strategis dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional.
Presiden Republik menegaskan bahwa masa depan Timor-Leste membutuhkan penguatan kapasitas intelektual dan visi strategis yang jelas untuk mendorong tahap baru pembangunan negara. Dalam konteks ini, Presiden mendorong para perwakilan NUSS dan sektor bisnis Singapura untuk berkontribusi secara aktif dalam proses pembangunan dan pengembangan Timor-Leste.
Sementara itu, juru bicara delegasi NUSS menyampaikan bahwa tujuan utama kunjungan tersebut adalah untuk mengeksplorasi potensi pasar Timor-Leste serta mengidentifikasi peluang investasi dan kerja sama bisnis, khususnya di bidang-bidang yang dapat berkontribusi terhadap prioritas pembangunan nasional.
Selain bertemu dengan Presiden Republik, agenda delegasi Singapura di Timor-Leste juga mencakup pertemuan dengan berbagai kementerian, anggota Pemerintah, serta perwakilan Kamar Dagang dan Industri Timor-Leste.
Kunjungan delegasi NUSS tersebut merupakan kesempatan untuk semakin memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama antara Timor-Leste dan Singapura, serta mendorong terbentuknya kemitraan ekonomi dan bisnis baru yang saling menguntungkan.
Delegasi tersebut berada di Timor-Leste dalam rangka misi bisnis dan penjajakan ekonomi selama empat hari.
Tim TATOLI

