Januari–Juni, nilai ekspor non-minyak Timor-Leste capai $9,13 Juta

DILI, 01 Juli 2026 (TATOLI)–Direktur Eksekutif TradeInvest, Duílio Marino Gusmão, mengatakan eksportir yang terdaftar di TradeInvest mengekspor 11 produk non-minyak Timor-Leste ke pasar internasasional dengan total nilai mencapai US$9.137.394,58 selama periode Januari hingga Juni 2026.
Duílio menjelaskan data tersebut diperoleh melalui kegiatan pemantauan TradeInvest serta identifikasi melalui Sistem Otomatisasi Data Kepabeanan (ASYCUDA) milik Otoritas Kepabeanan Timor-Leste.
Menurutnya, sepanjang enam bulan pertama tahun 2026, produk non-minyak Timor-Leste berhasil dipasarkan ke sejumlah negara di antaranya Australia, Jepang, Swiss, Indonesia, Selandia Baru, Belanda, Republik Ceko, Tiongkok, Amerika Serikat dan Kanada.
Komoditas kopi masih menjadi produk ekspor utama. Sebanyak 15 perusahaan mengekspor 2.052.935,04 kilogram kopi dengan nilai mencapai $7.753.949,11 ke Australia, Jepang, Swiss, Indonesia, Selandia Baru, Belanda dan Republik Ceko.
Produk kopra diekspor oleh enam perusahaan dengan total volume 2.017,871 kilogram senilai $447.354,34 ke Indonesia.
Sementara itu, sembilan perusahaan mengekspor produk biji kemiri dan minyak kemiri dengan total volume 857.590 kilogram senilai $207.624,60 ke Indonesia dan Amerika Serikat.
Produk konjac atau maek diekspor oleh enam perusahaan dengan total volume 385.430 kilogram senile $458.054,80 ke Indonesia dan Tiongkok.
Selain itu, satu perusahaan mengekspor 4.950 kilogram kacang mete senilai $990 ke Indonesia.
Sebanyak 12 perusahaan juga mengekspor biji papeda dengan total volume 1.553.526,50 kilogram senilai US$187.228,80 ke Indonesia dan China.
Untuk sektor hasil laut, satu perusahaan mengekspor budu tasi (rumput laut) sebanyak 25.002,47 kilogram dengan nilai US$17.501,73 ke Indonesia.
Produk asam jawa diekspor oleh satu perusahaan dengan total volume 22.000 kilogram senilai $4.400 ke Indonesia.
Selain itu, satu perusahaan mengekspor produk kutulak sebanyak 50 kilogram dengan nilai S$5.000 ke Indonesia.
Produk cengkeh juga diekspor oleh satu perusahaan dengan total volume 7.620 kilogram senilai $48.768 ke Indonesia.
Sementara itu, produk paving diekspor oleh satu perusahaan dengan total volume 11.944 kilogram senilai $6.523,20 ke Kanada.
Reporter : Cidalia Fátima
Editór : Cancio Ximenes

