iklan

KEAMANAN

Paus Leo XIV sambut baik kesepakatan AS-Iran, Serukan perdamaian di Ukraina

Paus Leo XIV sambut baik kesepakatan AS-Iran, Serukan perdamaian di Ukraina

Paus Leo XIV. Foto Vatikan news

DILI, 18 Juni 2026 (TATOLI) – Paus Leo XIV menyampaikan harapan agar nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dapat menjadi langkah nyata menuju perdamaian di Timur Tengah, sekaligus menyerukan penghentian perang yang terus menelan korban jiwa di Ukraina.

Dalam Audiensi Umum mingguan di Vatikan, Rabu (18/06), Paus Leo XIV menyambut baik upaya dialog dan negosiasi yang dilakukan kedua negara serta mendorong agar proses tersebut terus dilanjutkan dengan semangat saling percaya dan kerja sama demi stabilitas kawasan.

“Saya berharap jalan dialog dan kerja sama ini dapat terus berlanjut,” ujar Paus Leo XIV saat menyampaikan pesannya kepada umat dan peziarah yang hadir di Lapangan Santo Petrus.

Berita terkait : AS dan Iran sepakat damai, Donald Trump : Blokade militer di Selat Hormuz dicabut

Pada kesempatan yang sama, Paus juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap memburuknya situasi di Ukraina akibat meningkatnya serangan yang menyebabkan jatuhnya korban sipil serta kerusakan infrastruktur, gereja, dan warisan budaya.

Ia menyampaikan solidaritas kepada keluarga korban, para korban luka, serta para petugas penyelamat yang tetap melayani masyarakat di tengah konflik.

Paus Leo XIV kembali mengajak umat Katolik dan masyarakat internasional untuk mendoakan perdamaian serta mendukung berbagai upaya diplomatik guna mengakhiri perang yang berkepanjangan tersebut.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan para jurnalis di Castel Gandolfo, Italia, Paus Leo XIV kembali menegaskan harapannya agar kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran benar-benar menjadi solusi yang mampu menghentikan konflik dan membuka jalan bagi perdamaian yang berkelanjutan.

Menanggapi pertanyaan mengenai isu migrasi yang menjadi salah satu fokus kunjungannya ke Spanyol baru-baru ini, Paus menekankan pentingnya penghormatan terhadap martabat manusia dan perlunya kerja sama internasional dalam menangani persoalan migrasi secara manusiawi. Ia juga kembali mengecam praktik perdagangan manusia yang mengeksploitasi para migran dan pengungsi.

Dalam kesempatan tersebut, Paus Leo XIV turut menyinggung rencana tahbisan uskup oleh kelompok Society of Saint Pius X (SSPX). Ia mengingatkan agar semua pihak menjaga persatuan Gereja dan menghindari tindakan yang dapat memperdalam perpecahan dalam komunitas Katolik.

Pernyataan Paus Leo XIV mencerminkan komitmen Takhta Suci untuk terus mendorong penyelesaian konflik melalui dialog, diplomasi, dan penghormatan terhadap martabat manusia, baik dalam konteks perang, migrasi, maupun kehidupan Gereja.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor   : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!