DILI, 11 Juni 2026 (TATOLI) – Presiden Republik dan Peraih Nobel Perdamaian, Jose Ramos Horta menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya Mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Angola, Manuel Domingos Augusto pada tanggal 05 Juni 2026, di sebuah rumah sakit di Luanda, Angola.
Berdasarkan siaran pers resmi dari Istana Kepresidenan, disebutkan bahwa, Kepala Negara Timor-Leste mengungkapkan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Mantan Menlu Republik Angola, Manuel Domingos Augusto dalam surat ucapan belasungkawa yang ditujukan kepada Presiden Republik Angola, João Manuel Gonçalves Lourenço, tertanggal 08 Juni 2026.
Presiden Republik menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Manuel Domingos Augusto, mantan Menteri Luar Negeri Republik Angola dan diplomat terkemuka Negara Angola.
Dalam pesan belasungkawa resmi itu Presiden Ramos-Horta memberikan penghormatan kepada karier luar biasa mendiangh Augusto dalam pelayanan publik, di mana beliau mendedikasikan hidupnya untuk memperkuat lembaga-lembaga Angola dan memperluas kehadiran negara tersebut dalam urusan Afrika dan internasional.
Presiden Ramos-Horta dalam pesan surat belasungkawa menyatakan “pada saat duka dan kesedihan ini, saya ingin menyampaikan kepada Yang Mulia, Pemerintah Republik Angola, Gerakan Rakyat untuk Pembebasan Angola (MPLA), serta keluarga yang berduka, belasungkawa dan solidaritas terdalam saya. Sepanjang karier pelayanan publik yang luar biasa, Bapak Manuel Domingos Augusto mendedikasikan hidupnya untuk memperkuat lembaga-lembaga Angola dan memproyeksikan negaranya di kancah internasional. Warisannya akan tetap menjadi contoh komitmen terhadap diplomasi, perdamaian, dan pembangunan benua Afrika”.
Mendiang Manuel Domingos Augusto pernah bertugas sebagai diplomat, duta besar, perwakilan tetap untuk Uni Afrika, Wakil Menteri Komunikasi Sosial dan, kemudian, Menteri Luar Negeri, menjalankan tugas-tugas yang penuh tanggung jawab dengan profesionalisme, dedikasi, dan rasa patriotisme yang mendalam.
Pada masa berkabung ini, Presiden Ramos-Horta bergabung dengan rakyat Angola dalam menghormati kenangan seorang negarawan dan abdi negara yang terkemuka. Semoga keluarganya menemukan penghiburan dalam kenangan akan kehidupan teladannya dan semoga kenangannya terus menginspirasi generasi diplomat dan abdi negara Angola di masa mendatang.
Melansir portal https://www.rfi.fr/pt/ menyebutkan bahwa Manuel Domingos Augusto lahir pada 02 September 1957 di Luanda, dan pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dari tahun 2017 hingga 2020, setelah sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Negara untuk Urusan Politik dari tahun 2010 hingga 2012.
Dengan gelar di bidang Hukum Internasional Publik dan spesialisasi di bidang Hukum Diplomasi, Manuel Augusto mendedikasikan sebagian besar karier politiknya untuk diplomasi Angola. Satu-satunya pengecualian dari perjalanan ini terjadi ketika ia menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi Sosial (1999/2005), beberapa tahun setelah masa kerjanya di Televisi Publik Angola (1976/1980) dan surat kabar Jornal de Angola (1980/1981).
Di bidang diplomasi, ia menjabat sebagai kepala Departemen Negara-Negara Barat Kementerian Perdagangan Luar Negeri (1985/1988), sekretaris pertama Angola di Nigeria (1988/1992), dan kepala Misi pertama di Afrika Selatan (1992/1994). Ia juga menjabat sebagai duta besar Angola untuk Zambia dari tahun 1995 hingga 1999 dan, kemudian, duta besar untuk Ethiopia dan perwakilan tetap untuk Uni Afrika dari tahun 2005 hingga 2010.
Salah satu puncak kariernya adalah pengangkatannya sebagai kepala diplomasi untuk negaranya antara tahun 2017 dan 2020, ketika Presiden Republik Angola saat ini menggantikan José Eduardo dos Santos.
Pada saat kematiannya, Manuel Augusto masih aktif dalam bidang diplomasi, menjabat sebagai Sekretaris Biro Politik MPLA untuk Hubungan Luar Negeri.
Tim TATOLI




