DILI, 09 Juni 2026 (TATOLI) – Para menteri yang bertanggung jawab atas Urusan Maritim Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis (CPLP) Senin (08/06) ini menyetujui Rencana Kerja Sama Strategis untuk Samudra (PECO – Plano Estratégico de Cooperação para os Oceanos) yang baru untuk periode 2026 – 2030.
Keputusan tersebut diambil pada Pertemuan Luar Biasa IV Para Menteri Urusan Maritim CPLP, yang diadakan di Lisbon, Portugal, bertepatan dengan Hari Laut Dunia yang diadakan pada 08 Juni.
Berdasarkan portal CPLP yang diakses, disebutkan bahwa tujuan utama rencana baru ini adalah untuk mempromosikan aksi komunitas yang terkoordinasi, multi-sektoral, terukur, dan berorientasi pada hasil di bidang tata kelola laut berkelanjutan. Strategi ini menetapkan delapan area prioritas aksi, di mana Negara Anggota berkomitmen untuk melindungi, memperdalam pengetahuan tentang, dan menghargai laut dan samudra.
Berita terkait : Timor – Leste ingin jadi contoh baru Ekonomi Biru di Asia Tenggara
Selama empat tahun ke depan, PECO bertujuan untuk memperkuat kapasitas teknis negara-negara CPLP, mendorong kerja sama ilmiah dan teknologi, meningkatkan koordinasi internasional, dan mendorong pengembangan Ekonomi Biru. Perlindungan keanekaragaman hayati laut juga merupakan prioritas utama dari strategi baru ini.
Pertemuan tingkat menteri dibawa kepemimpinan Timor-Leste sebagai Kepresidenan Sementara CPLP. Dimana, pertemuan tersebut dipimpin oleh Menteri Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kehutanan, Marcos da Cruz, dan dihadiri oleh Sekretaris Eksekutif CPLP, Maria de Fátima Jardim.
TATOLI




