DILI, 19 Mei 2026 (TATOLI) — Sekretaris Jenderal ASEAN (Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara), Kao Kim Hourn, menyatakan keyakinannya bahwa Timor-Leste siap memimpin ASEAN pada tahun 2029.
Pernyataan tersebut disampaikan Kao Kim Hourn usai melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão di Kantor Pemerintah, Dili, Selasa ini. Kehadiran Sekjen ASEAN di Timor-Leste menjadi tamu kehormatan dalam upacara 24 tahun Restorasi Kemerdekaan Timor-Leste.
Kao Kim Hourn mengatakan dirinya menyampaikan apresiasi kepada Perdana Menteri, Xanana Gusmão atas kepemimpinannya dalam membawa Timor-Leste menjadi anggota penuh ASEAN.
“Timor-Leste kini telah menjadi anggota penuh ASEAN, sehingga melengkapi proses perluasan keanggotaan ASEAN yang dimulai sejak tahun lalu,” ujar Kao Kim Hourn.
Menurutnya, tahun ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya ASEAN melakukan amendemen terhadap Piagam ASEAN guna membuka jalan bagi Timor-Leste menjadi anggota penuh organisasi regional tersebut.
Ia menambahkan Timor-Leste juga telah memberikan kontribusi penting dalam diskusi para pemimpin ASEAN pada Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-48.
Kao Kim Hourn menjelaskan bahwa sesuai urutan rotasi kepemimpinan ASEAN, setelah Filipina, Singapura, dan Thailand, Timor-Leste dijadwalkan menjadi Ketua ASEAN pada tahun 2029.
“Kami memiliki keyakinan terhadap Timor-Leste di bawah kepemimpinan Perdana Menteri. Timor-Leste telah menunjukkan kemajuan dan keberhasilan signifikan sebagai bagian dari keluarga ASEAN,” katanya.

Ia juga menegaskan seluruh negara anggota ASEAN telah menyatakan dukungan penuh terhadap Timor-Leste.
Selain itu, Kao Kim Hourn mengatakan kunjungan kerjanya ke Dili bertujuan memperkuat hubungan antara Sekretariat ASEAN dan Timor-Leste, sekaligus mendukung integrasi Timor-Leste ke dalam pasar tunggal ASEAN dan basis produksi regional.
Menurutnya, Timor-Leste tidak hanya menjadi pasar dengan populasi sekitar 1,5 juta penduduk, tetapi juga akan menjadi bagian dari pasar regional ASEAN yang mencapai hampir 700 juta penduduk.
“Kami menantikan peningkatan investasi, pariwisata, perdagangan, dan konektivitas yang akan memberikan manfaat besar bagi Timor-Leste di masa depan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Perdana Menteri Xanana Gusmão mengatakan ASEAN membuka banyak peluang kerja sama bagi Timor-Leste, terutama di bidang ekonomi, bisnis, dan investasi.
“Ia berbicara dan mengatakan bahwa ada banyak peluang yang dapat ditawarkan negara-negara ASEAN kepada kita dalam kerja sama, terutama di bidang ekonomi, bisnis, investasi, dan hal-hal lainnya,” ujar Xanana Gusmão.
Menurut Xanana, hubungan yang semakin erat dengan ASEAN akan membuka jalan lebih luas bagi pembangunan Timor-Leste di masa mendatang.
Selain delegasi dari ASEAN, pertemuan yang berlansung hampir satu jam tersebut juga turut dihadiri oleh Francisco Kalbuadi Lay, Wakil Perdana Menteri Pertama Timor-Leste, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Menteri Pariwisata dan Lingkungan Hidup.
Ada juga Mariano Assanami Sabino, Wakil Perdana Menteri Kedua Timor-Leste yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Sosial dan Menteri Pembangunan Pedesaan dan Perumahan Komunitas. Serta Milena Maria da Costa Rangel, Wakil Menteri Urusan ASEAN Timor-Leste dan Augusto Júnior Trindade, Wakil Menteri Perdagangan dan Industri Timor-Leste.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




