DILI, 15 Mei 2026 (TATOLI) — Sekretariat Negara untuk Pelatihan Professional dan Ketenagakerjaan (SEFOPE) dan Perwakilan Kedutaan Besar Selandia Baru di Timor-Leste, Jumat (15/05) menyaksikan langsung acara penandatanganan deklarasi antara Pemerintah Timor-Leste dan 20 pekerja Timor-Leste beserta keluarga mereka sebelum bertolak bekerja di Selandia Baru.
Dalam acara penandatanganan itu disaksikan langsung oleh Sekretaris Negara untuk Pelatihan Kejuruan dan Pekerjaan (SEFOPE) Sementara, Eng. Arsénio Pereira da Silva, M.Agr. Selain itu, di hadiri juga Wakil Kedutaan Besar Selandia Baru di Timor-Leste.
Dalam pidatonya, Sekretaris Negara Sementara Eng. Arsénio mengatakan, hari ini adalah momen istimewa bagi Timor-Leste, karena akan mengirimkan 20 pekerja Timor-Leste lagi untuk bekerja di Selandia Baru sebagai kelompok tahap kedua.
“Hari ini menandai tonggak sejarah lain yang membuat kita semua bangga dengan program mobilitas tenaga kerja kita. Dimana, kita berkumpul di sini dengan senang hati untuk menyambut kelompok tahap kedua kita yang terdiri dari 20 orang yang akan pergi bekerja di Selandia Baru, di perusahaan Hortus,” katanya dalam Laman SEFOPE yang diakses Tatoli.
Ia mengatakan bahwa program RSE (Recognized Seasonal Employer), merupakan langkah penting untuk menciptakan kerja sama demi mobilitas tenaga kerja yang lebih besar di masa depan.
Seperti yang kita ketahui, skema program RSE terus menjadi cara penting untuk memperkuat kerja sama mobilitas tenaga kerja dan menciptakan peluang kerja yang lebih besar bagi pekerja Timor-Leste di sektor hortikultura dan vitikulturis di Selandia Baru,” kata Sekretaris Negara sementara SEFOPE.
Ia juga menambahkan bahwa Skema RSE tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menciptakan pembangunan bagi para pekerja untuk kembali kepada keluarga dan perekonomian nasional.
“Skema RSE tidak hanya untuk meraih peluang di luar negeri, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan keterampilan, peningkatan pendapatan, disiplin kerja, peningkatan ekonomi pekerja dan keluarga, serta peningkatan pertumbuhan ekonomi negara,” katanya.
Program RSE merupakan skema kerja sama antara Pemerintah Timor-Leste dan Selandia Baru untuk menyediakan kesempatan kerja musiman di sektor pertanian, yang setiap tahun menyerap ribuan pekerja dari negara-negara Pasifik dan Asia. Di Timor-Leste, program ini dikelola melalui sistem Work Ready Pool (WRP) yang menampung kandidat siap kerja sesuai syarat rekrutmen.
TATOLI




