iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Kao Kim Hourn : Timor – Leste siap pegang keketuaan ASEAN tahun 2029

Kao Kim Hourn : Timor – Leste siap pegang keketuaan ASEAN tahun 2029

Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn menyampaikan hasil pertemuan KTT ke-48 ASEAN di Jakarta, Senin (11/5/2026). KTT ke-48 ASEAN telah berlangsung di Cebu, Filipina, pada 7 - 8 Mei 2026. Foto ANTARA

DILI, 12 Mei 2026 (TATOLI) — Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn menyatakan bahwa Timor-Leste telah mengungkapkan kesiapan untuk memegang keketuaan bergilir ASEAN pada tahun 2029.

“Para pemimpin menyatakan apresiasi terhadap kesiapan Timor-Leste memimpin ASEAN pada 2029,” kata Sekjen Kao Kim Hourn dalam konferensi pers terkait hasil KTT (Konferensi Tingkat Tinggi)  ke-48 ASEAN di Kantor Sekretariat ASEAN Jakarta, Indonesia pada Senin (11/05).

Disampaikan Sekjen Kao Kim Hourn, proses transisi Timor-Leste sebagai anggota penuh ASEAN setelah resmi menjadi anggota penuh organisasi tersebut pada 2025 berlangsung dengan sangat baik hingga saat ini.

Dikatakan, para pemimpin ASEAN juga menegaskan komitmen untuk terus mendukung dan memastikan posisi Timor-Leste sebagai anggota penuh organisasi melalui berbagai inisiatif yang berkelanjutan.

Berita terkait : Tuan Rumah Kepresidenan ASEAN 2029, Brunei dukung persiapan Timor-Leste

Sebagai komitmen kebersamaan ASEAN menerima Timor-Leste, Sekjen Kao Kim Hourn mengungkapkan bahwa dalam KTT ke-48 ASEAN yang digelar di Cebu, Filipina, para pemimpin Asia Tenggara menyepakati Protokol Cebu untuk mengamendemen Piagam ASEAN.

Amendemen pertama Piagam ASEAN sejak adopsinya pada 2007 tersebut, kata dia, diperlukan karena ASEAN menerima Timor-Leste sebagai anggota penuh terbarunya.

“Ini adalah pertama kalinya para pemimpin memutuskan mengamendemen Piagam ASEAN. Langkah tersebut diperlukan untuk mengakomodasi aksesi Timor-Leste sebagai anggota penuh,” ungkap Sekjen ASEAN.

Sekjen Kao Kim Hourn pun menyatakan bahwa bergabungnya Timor-Leste menunjukkan bahwa ASEAN terus berevolusi “sebagai komunitas yang lebih kuat, inklusif, dan kaya”.

Timor-Leste resmi menjadi anggota penuh ke-11 ASEAN dalam KTT Ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 26 Oktober 2025.

Adapun dalam pidato politiknya terkait kebijakan Timor-Leste usai menjadi anggota penuh ASEAN di Jakarta, Desember 2025, Perdana Menteri Xanana Gusmao mengungkapkan aksesi ke ASEAN menandai babak baru pertumbuhan ekonomi negaranya.

Berita terkait : Dubes Elisa Maria serahkan surat kepercayaan pada Sekretaris Jenderal ASEAN   

“Integrasi dengan ekonomi ASEAN akan membuka peluang besar bagi rakyat kami, mendukung investasi, pembangunan, dan penciptaan lapangan kerja,” kata Xanana, sembari menyoroti potensi demografis di Timor-Leste dengan 60 persen generasi mudanya berusia di bawah 30 tahun.

Sementara itu, dalam rangka mempersiapkan keketuaan ASEAN pada 2029, Timor-Leste diketahui telah mendirikan Dewan Nasional Penyelenggaraan Keketuaan ASEAN (ACNOC), dengan rapat perdana badan persiapan tersebut dilakukan pada Februari 2026.

TATOLI kutip dari Antara News

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!