iklan

EKONOMI, HEADLINE

Pemerintah beri waktu 10 hari bagi Pelican Paradise kosongkan lokasi

Pemerintah beri waktu 10 hari bagi Pelican Paradise kosongkan lokasi

Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão. Foto TATOLI/Egas Cristóvão

DILI, 16 April 2026 (TATOLI)—Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, mengatakan pemerintah telah mengambil keputusan tegas untuk memberikan waktu 10 hari kepada perusahaan Pelican Paradise untuk mengosongkan lokasi.

“Sudah ada resolusi agar Wakil Perdana Menteri, Francisco Kalbuadi Lay, menghubungi Pelican Paradise untuk menyepakati pemberian waktu 10 hari bagi mereka untuk keluar. Mengosongkan lokasi agar orang lain bisa masuk kembali,” kata Xanana Gusmão kepada wartawan di Istana Kepresidenan Nicolau Lobato, Bairro Pite, setelah melakukan pertemuan mingguan dengan Kepala Negara José Ramos-Horta, Kamis ini.

Ia mengatakan bahwa jika ada investor lain yang masuk, hal tersebut dapat membantu persiapan Timor-Leste saat menjadi tuan rumah KTT ASEAN 2029.

Ia menambahkan bahwa pemerintah telah memenuhi semua permintaan Pelican Paradise terkait pemasangan listrik dan penyediaan air bersih di kawasan Pelican Paradise di Tibar.

Berita terkait : Pelican Paradise klarifikasi isu pembatalan proyek

“Kita sudah merespons, listrik sudah disalurkan, air sudah disalurkan. Sekarang mereka meminta tambahan uang beberapa ribu sebagai jaminan di bank. Kalau investor besar tetapi tidak punya uang, ah, itu tidak bisa,” ujar Xanana.

Sebelumnya, proyek Pelican Paradise di Timor-Leste merupakan investasi besar dengan nilai sekitar US$700 juta untuk membangun kompleks resor bintang lima, lapangan golf, dan fasilitas lainnya di kawasan Tasi-Tolu hingga Tibar.

Proyek yang dikelola oleh perusahaan Singapura Pelican Elior Hotel, Unip. Ltd., ini disetujui pada 2018, namun mengalami penundaan dan berbagai masalah dalam implementasi, yang memicu seruan untuk pembatalan kontrak.

Poin utama proyek Pelican Paradise :

  • Total investasi: Diperkirakan sekitar 700 juta dolar AS, dengan nilai spesifik di wilayah Tasi-Tolu sekitar US$110 juta
  • Lokasi & luas: Terletak di Tasi-Tolu (Dili) hingga Tibar (Liquiçá), dengan luas sekitar 550–558 hektar
  • Fasilitas: Hotel bintang lima, lapangan golf, kawasan residensial, dan fasilitas komersial lainnya
  • Dampak tenaga kerja: Pada fase awal diharapkan menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja lokal
  • Status saat ini (2026): Pemerintah Timor-Leste sedang mempertimbangkan pembatalan proyek karena tidak adanya progres signifikan

Proyek ini awalnya mendapat dukungan melalui TradeInvest Timor-Leste, dengan beberapa kali pembaruan komitmen, namun menghadapi hambatan implementasi di lapangan.

Reporter : Hortêncio Sanchez (Penerjemah: Cidalia Fátima)

Editor   :  Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!