iklan

EKONOMI, HEADLINE

Timor – Leste dan Australia selesaikan dokumen PMC untuk pengembangan Greater Sunrise

Timor – Leste dan Australia selesaikan dokumen PMC untuk pengembangan Greater Sunrise

Perwakilan Pemerintah Australia untuk Greater Sunrise, Katrina Cooper bertemu Menteri Perminyakan dan Sumber Daya Mineral, Francisco da Costa, di Farol, Dili. Foto MPRM

DILI, 14 April 2026 (TATOLI)— Pemerintah Timor-Leste dan Australia telah menyelesaikan dokumen Kode Pertambangan Minyak Bumi (Petroleum Mining Code/PMC) sebagai bagian dari proses pengembangan lapangan Greater Sunrise.

Menteri Perminyakan dan Sumber Daya Mineral, Francisco da Costa, menyampaikan bahwa penyelesaian dokumen tersebut merupakan hasil dari putaran negosiasi yang dilakukan pada Maret tahun ini antara Timor-Leste dan Australia.

Ia menjelaskan bahwa dalam proses pembahasan, terdapat tiga dokumen utama yang menjadi fokus negosiasi, yakni Kode Pertambangan Minyak Bumi (PMC), Kontrak Bagi Hasil Produksi, dan Rezim Fiskal. Namun, dari ketiga dokumen tersebut, baru PMC yang berhasil diselesaikan pada tahap ini.

“Untuk dua dokumen lainnya yang belum diselesaikan, tim kami masih bekerja secara intensif. Besok, pertemuan lanjutan dengan pihak Australia akan dilakukan secara daring untuk membahas isu-isu yang masih tertunda. Pada bulan Juni mendatang juga akan ada dua putaran negosiasi tatap muka di Australia dan Timor-Leste. Kami berharap dari proses ini dua dokumen lainnya dapat segera diselesaikan,” kata Francisco da Costa setelah pertemuan dengan perwakilan Pemerintah Australia untuk Greater Sunrise, Katrina Cooper di Farol, Dili.

Ia menegaskan bahwa ketiga dokumen tersebut sangat penting untuk diselesaikan tahun ini, sebelum kedua negara dapat mengambil keputusan mengenai konsep rencana tunggal pengembangan lapangan Greater Sunrise.

“Karena saat ini terdapat dua konsep pengembangan, satu dari Australia dan satu dari Timor-Leste. Karena itu, seluruh proses ini dilakukan untuk mencapai satu kesepakatan bersama yang menjadi posisi Timor-Leste,” ujarnya.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!