DILI, 14 April 2026 (TATOLI) – Empat relawan Japan Overseas Cooperation Volunteers (JOCV) mempresentasikan hasil kerja selama dua tahun di Timor-Leste dalam kegiatan “Final Presentation” yang diselenggarakan oleh Japan International Cooperation Agency (JICA), Selasa, di Timor Plaza, Dili, Selasa ini.
Kegiatan tersebut menghadirkan pemaparan dari para relawan yang akan mengakhiri masa tugasnya, sekaligus memperkenalkan aktivitas kelompok yang mereka jalankan, yakni Mathematics Group, Japanese Language Group, serta Quality Control dengan bahasa pengantar Tetum.
Salah satu relawan, Eri Wakamori, yang bertugas di Rumah Sakit Nasional Guido Valadares (HNGV), mengungkapkan rasa senangnya dapat berkontribusi dalam program JICA.
Ia menjelaskan, selama bertugas dirinya fokus pada peningkatan kebersihan dan pengendalian infeksi di rumah sakit, termasuk memberikan edukasi kepada petugas kebersihan mengenai pentingnya menjaga lingkungan agar terhindar dari bakteri.
“Kami juga memasang berbagai catatan penting tentang kebersihan dan pencegahan infeksi. Edukasi ini seharusnya dimulai sejak sekolah dasar, termasuk tentang kebersihan, kesehatan seksual, dan infeksi,” jelasnya.
Sementara itu, relawan Fumiko Yanagisawa bersama Ayuna Sugiyama yang tergabung dalam Mathematics Group di Sekolah Santa Madalena de Canossa menyampaikan bahwa mereka telah melaksanakan berbagai pelatihan bagi guru serta menyelenggarakan kegiatan pendidikan di sekolah.
“Selama bekerja di Timor-Leste, kami memberikan pelatihan kepada guru, membuat materi pembelajaran, serta mengadakan berbagai kegiatan di sekolah. Kami berharap dapat terus bekerja sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan matematika,” ujar Fumiko.
Ia menambahkan, terdapat perbedaan kurikulum antara Jepang dan Timor-Leste, sehingga diperlukan kerja sama lebih lanjut dengan Kementerian Pendidikan guna menyesuaikan metode pembelajaran.
Menurut mereka minat belajar siswa di Timor-Leste cukup tinggi, namun masih diperlukan upaya lebih untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Selain itu, Ryuto Tokuda turut mempresentasikan aktivitas Japanese Language Group yang bertujuan memperkenalkan bahasa dan budaya Jepang kepada masyarakat Timor-Leste.
Sementara itu, Ilidio Ximenes da Costa yang pernah bertugas sebagai Duta Besar Timor-Leste untuk Jepang, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kontribusi para relawan JICA, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.
Ia mengakui bahwa tingkat kemampuan matematika di Timor-Leste masih perlu ditingkatkan, berdasarkan laporan yang diterimanya selama bertugas di Jepang.
“Saya berharap para relawan JICA dapat terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di bidang matematika. Di sektor kesehatan, Jepang juga telah memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kehadiran para relawan tidak hanya memberikan manfaat teknis, tetapi juga mempererat hubungan bilateral antara Timor-Leste dan Jepang.
Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang kontribusi JOCV, sekaligus memperkuat kerja sama antara kedua negara melalui program sukarelawan di berbagai sektor.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




