iklan

EKONOMI, HEADLINE

Perusahaan Waskita Karya mulai proyek landasan pacu Bandara Internasional AIPNL  

Perusahaan Waskita Karya mulai proyek landasan pacu Bandara Internasional AIPNL  

Proyek pembangunan landasan pacu Bandara Internasional Presiden Nicolau Lobato (AIPNL -tetun) Comoro, Dili, mulai dilakukan oleh Perusahaan PT. Waskita Karya (Persero) Tbk dari Indonesia. Foto Media MTC

DILI, 24 Februari 2026  (TATOLI) – Menteri Perhubungan dan Komunikasi (MTC), Miguel Marques Gonçalves Manetelu, pada Senin (23/02) melakukan inspeksi ke lokasi proyek pembangunan landasan pacu Bandara Internasional Presiden Nicolau Lobato (AIPNL -tetun) Comoro, Dili, yang telah mulai dilakukan oleh Perusahaan PT. Waskita Karya (Persero) Tbk dari Indonesia.

Dalam laman resmi Kementerian Perhubungan dan Komunikasi (MTC) yang diakses Tatoli,  disebutkan bahwa Menteri Miguel Marques melakukan inspeksi  ke  lokasi proyek pembangunan landasan pacu Bandara Internasional Presiden Nicolau Lobato, setelah kembali dari Jepang usai menandatangani kontrak dengan perusahaan TOA Corporation Jepang untuk pembangunan terminal penumpang baru di Bandara Internasional

Menteri Manetelu melanjutkan inspeksi untuk melihat langsung perusahaan Waskita Karya yang telah memulai menggali tanah di area bandara untuk pembangunan proyek landasan pacu

Dalam wawancaranya kepada wartawan, Menteri Manetelu mengatakan perusahaan tersebut telah memulai proyek ini pada  20 Februari ini.

Berita terkait : MTK tunggu konfirmasi Waskita Karya bangun landasan pacu Bandara Internasional

“Saya datang hanya untuk melakukan inspeksi, di sini ada tiga zona, yaitu zona merah, zona kuning, dan zona hijau.  Dimana, zona hijau akan bekerja pada siang hari, sementara zona merah dan zona kuning saat bekerja harus berhati-hati, khususnya zona merah. Dimana zona merah bekerja sangat dekat dengan landasan pacu.  Jadi, disini ANATL (Badan Administrasi Bandara dan Navigasi Udara Timor-Leste) dan  AACTL (Autoridade de Aviação Civil de Timor-Leste) yang harus memastikan bahwa layanan bandara ini berjalan dengan lancar. Kita juga berharap dengan dimulainya proyek ini, akan selesai juga sesuai dengan kontrak yang ada,” katanya.

Menteri Perhubungan dan Komunikasi, Miguel Marques Gonçalves Manetelu, pada Senin (23/02) melakukan inspeksi ke lokasi proyek pembangunan landasan pacu Bandara Internasional Presiden Nicolau Lobato, Comoro, Dili, yang telah mulai dilakukan oleh Perusahaan PT. Waskita Karya (Persero) Tbk dari Indonesia. Foto Media MTC

Menteri Manetelu menegaskan bahwa durasi penyelesaian proyek sesuai kontrak dan menyatakan bahwa total paket landasan pacu ini akan  diselesaikan pada Desember 2027. “Tetapi ini adalah sebuah proses, terkadang disebutkan seperti itu tetapi bisa sampai Januari atau Februari 2028. Namun mereka mengatakan bahwa jika layanan benar-benar selesai pada Desember 2027,” katanya.

Untuk diketahui, dalam siaran pers dari Pemerintah tertanggal 16 agustus 2024, menyebutkan keputusan menunjuk perusahaan PT Waskita Karya (Persero) Tbk dari Indonesia diambil setelah melakukan analisis yang cermat terhadap pengaturan kontrak untuk proyek tersebut dan sejalan dengan tujuan mengembangkan Rencana Induk untuk AIPNL di Dili dan menyelesaikan perluasannya, termasuk landasan pacu, dan memastikan kondisi yang diperlukan agar bandara ini memiliki kapasitas untuk menampung sekitar satu juta penumpang per tahun dengan standar keamanan tertinggi, yang ditetapkan dalam Program Pemerintah Konstitusional IX.

Sehingga, pada 21 agustus 2024, Pemerintah Timor-Leste melalui MTK sepakat melanjutkan kontrak dengan perusahaan PT Waskita Karya (Persero) Tbk dari Indonesia untuk membangun landasan pacu AIPNL Comoro.

Berita terkait : PM Xanana : Proyek Bandara harus sesuai anggaran

Dengan perluasan landasan pacu yang akan dilakukan dalam tiga tahap, bandara ini akan dapat menerima pesawat yang lebih besar, secara signifikan meningkatkan infrastruktur yang ada. Tahap pertama adalah memperpanjang landasan pacu yang ada saat ini dari 1.850 meter menjadi 2.100 meter.

Pada tahap kedua, landasan pacu akan diperpanjang 400 meter ke arah laut, sehingga total panjangnya mencapai 2.500 meter. Terakhir, pada tahap ketiga, landasan pacu akan diperpanjang 500 meter lagi ke arah yang berlawanan, sehingga total panjangnya mencapai 3.000 meter.

Dalam Laman resmi Wikipedia yang diakses Tatoli, menyebutkan PT Waskita Karya (Persero) Tbk adalah sebuah badan usaha milik negara Indonesia yang bergerak di bidang konstruksi. Dalam menjalankan bisnisnya, perusahaan ini memiliki lima divisi, yakni Gedung, Infrastruktur I, Infrastruktur II, EPC, dan Luar Negeri. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, perusahaan ini juga memiliki sebelas kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

TATOLI

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!