DILI, 10 Februari 2026 (TATOLI) — Pemerintah Timor-Leste melalui Wakil Perdana Menteri (PM) dan Menteri Pembangunan Pedesaan dan Perumahan Rakyat (MDRHC), Eng. Mariano Assanami Sabino dan Direktur Nasional PT. Onduline Indonesia, Esther Pane membahas kerja sama di bidang pengembangan sektor perumahan di Timor-Leste.
Selama pertemuan yang dilakukan di Kantor Pemerintah, Dili, pada Senin (10/02) tersebut, perwakilan PT, Onduline menyoroti kebijakan perumahan pemerintah Timor-Leste, dan menilai kebijakan tersebut positif dan menarik bagi investasi asing.
Dalam laman Kementerian Pembangunan Pedesaan dan Perumahan Rakyat yang diakses Tatoli, menyebutkan, selama pertemuan perusahaan Indonesia itu menyatakan minat untuk menjalin kemitraan dengan Timor – Leste. Kemitraan kerjasama melalui penyediaan bahan bangunan berkualitas dengan harga terjangkau, yang berkontribusi pada pembangunan perumahan yang lebih berkelanjutan dan layak bagi penduduk.
Onduline juga mengidentifikasi beberapa peluang bisnis di Timor-Leste dan menunjukkan kesediaan untuk bertindak sebagai pemasok dalam jangka pendek, serta dalam jangka menengah dan panjang, untuk berinvestasi dalam penciptaan industri konstruksi sipil di Timor-Leste.
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh pengusaha China, Rudy Yanto (Kwan) dan tokoh-tokoh lainnya, serta bertujuan untuk memperkuat dialog antara Pemerintah dan sektor swasta internasional, dengan maksud untuk mendorong pembangunan sosial-ekonomi negara.
Dikutip dari laman Onduline® Group, bahwa Onduline® Group didirikan oleh Gaston Gromier di Perancis pada tahun 1944. Onduline® Group saat ini telah berkembang menjadi produsen lembaran atap bitumen No.1 di dunia dan telah digunakan di lebih dari 120 negara.
Onduline® Indonesia merupakan anak perusahaan dari Onduline® Group yang berkantor pusat di Perancis. Produk atap ONDULINE® telah masuk ke Indonesia sejak tahun 1977 melalui importir lokal. Dan PT Onduline® Indonesia resmi berdiri pada tahun 2004.
TATOLI




