iklan

HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

BTL terima kunjungan Dubes Yasushi jelang kunjungan anggota Parlemen Jepang  

BTL terima kunjungan Dubes Yasushi jelang kunjungan anggota Parlemen Jepang  

Duta Besar Jepang untuk Timor-Leste, YAMAMOTO Yasushi melakukan kunjungan ke Laboratorium BTL, Bairopite, Selasa (13/01). Foto Tatoli/

DILI, 13 Januari 2026 (TATOLI)— Be’e Timor-Leste (BTL) menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Jepang untuk Timor-Leste, YAMAMOTO Yasushi, di Laboratorium BTL Bairopite, Selasa ini, sebagai bagian dari persiapan kunjungan kerja Anggota Parlemen Jepang ke Timor-Leste pada 15–17 Januari 2026.

Dalam wawancara usai kunjungan, Dubes  Yasushi menyampaikan apresiasinya terhadap keberhasilan proyek kerja sama di sektor air yang telah dijalankan bersama Pemerintah Timor-Leste melalui Japan International Cooperation Agency (JICA).

“Pertama-tama, saya senang melihat proyek ini dan sangat sukses. Kami telah bekerja sama sejak lama, dan sekarang JICA, terus memberikan saran untuk pengembangan proyek ini. Kami akan terus mendukung sektor air bagi masyarakat Timor-Leste,” ujar Dubes Yasushi.

Ia menegaskan bahwa sektor air dan sanitasi tetap menjadi salah satu prioritas Jepang karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat. Menurutnya, pasokan air yang aman, bersih, dan berkelanjutan merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting.

“Sektor air adalah salah satu prioritas utama Jepang untuk mendukung Timor-Leste, selain sektor medis dan infrastruktur. Kami akan melakukan apa pun yang dibutuhkan Timor-Leste untuk membantu,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua BTL, Gustavo da Cruz menyatakan bahwa kunjungan Dubes Jepang tersebut merupakan suatu kehormatan, mengingat Dubes Yasushi baru lima hari berada di Timor-Leste namun langsung meninjau BTL.

“Kunjungan ini dilakukan dalam rangka persiapan lawatan Anggota Parlemen Jepang yang dijadwalkan pada 15 hingga 17 Januari, di mana salah satu agenda mereka adalah mengunjungi stasiun pengolahan air BTL,” jelas Gustavo.

Ia menambahkan bahwa Dubes Jepang ingin melihat secara langsung kondisi fasilitas serta kesiapan BTL sebelum kunjungan anggota parlemen Jepang tersebut. Menurutnya, operasional BTL saat ini berjalan normal dengan dukungan dan bantuan teknis dari Pemerintah Jepang melalui JICA.

Gustavo menjelaskan bahwa kunjungan Anggota Parlemen Jepang juga merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan audit terhadap berbagai dukungan yang diberikan Jepang kepada Timor-Leste, khususnya di sektor air dan sanitasi.

“Semua bantuan datang melalui persetujuan Parlemen Jepang, sehingga merupakan kewajiban mereka untuk mengunjungi dan melihat langsung hasil dukungan tersebut,” katanya.

Menurut Gustavo, sejak awal kemerdekaan Timor-Leste, Jepang telah menjadi salah satu mitra utama dalam pengembangan sektor air. Dukungan tersebut meliputi pembangunan Stasiun Pengolahan Air di Bairopite, sistem air di Mutudare, peningkatan sistem air di Ainaro dan Liquiça, distribusi air Kota Dili, hingga bantuan teknis dan perbaikan di beberapa zona pada tahun lalu.

Selain infrastruktur fisik, Jepang juga memberikan dukungan berupa pelatihan sumber daya manusia. BTL telah mengirimkan stafnya untuk mengikuti pelatihan di Jepang, Thailand, dan Indonesia, serta menerima kehadiran para ahli Jepang di Timor-Leste untuk pelatihan perbaikan dan pemeliharaan fasilitas air.

Sementara itu, Delegasi Parlemen Jepang yang dijadwalkan berkunjung ke Timor-Leste terdiri atas perwakilan dari tiga partai politik, yakni Ishida Masahiro dan Adachi Masashi dari Liberal Democratic Party, Koga Chikage dari The Constitutional Democratic Party, serta Ueda Kiyoshi dari Democratic Party, didampingi staf Ushigami Naoyoki dan Watanabe Naoya.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!